ASEAN buka perdagangan bebas dengan Hong Kong

Selasa, 23 April 2013 - 16:39 WIB
ASEAN buka perdagangan...
ASEAN buka perdagangan bebas dengan Hong Kong
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dilaporkan akan melakukan perjanjian perdagangan bebas dengan Hong Kong.

Pemimpin ASEAN bertemu di ibu kota Brunei Darussalam, Bandar Seri Begawan pada Rabu dan Kamis (24-25 April 2013) guna mendukung keputusan para menteri ekonomi untuk memperluas hubungan perdagangan dengan kota di China selatan.

"Kami menyambut baik keputusan para menteri ekonomi ASEAN untuk mengejar lebih dekat hubungan ekonomi dengan Hong Kong melalui Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Hongkong," kata draft pernyataan, seperti dilansir dari Global Post, Selasa (23/4/2013).

Pernyataan tersebut disusun para pejabat senior dan akan dikeluarkan oleh para pemimpin Kamis, meskipun itu bisa berubah.

Menurut Departemen Perindustrian Hong Kong dalam websitenya, ASEAN adalah mitra dagang kedua terbesar di Hong Kong pada 2011, setelah China daratan.

Lima dari negara-negara ASEAN, yaitu Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Filipina, berada di antara 20 top mitra dagang Hong Kong. Para anggota ASEAN lainnya adalah Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos dan Myanmar.

Tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata perdagangan bilateral antara Hong Kong dan ASEAN adalah 7,0 persen dari 2007 hingga 2011. Perdagangan bilateral naik 10 persen menjadi 726 miliar dolar Hong Kong (USD94,0 miliar) pada 2011 dari 663,2 miliar Hongkong pada tahun sebelumnya.

Sebagai wilayah administratif khusus China daratan, Hong Kong memiliki otonomi tingkat tinggi dalam perdagangan, keuangan dan ekonomi moneter.
ASEAN juga telah memiliki perjanjian perdagangan bebas langsung dengan banyak negara di kawasan tersebut termasuk China.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Strategi Pemulihan...
5 Strategi Pemulihan Ekonomi ASEAN dari Dampak Covid-19
Perlindungan Alam di...
Perlindungan Alam di Asia Tenggara Berpotensi Tumbuhkan Ekonomi
Asia Tenggara Berpotensi...
Asia Tenggara Berpotensi Besar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Kiai Cholil Nafis Dorong...
Kiai Cholil Nafis Dorong Asia Tenggara Terapkan Ekonomi Syariah
Pandemi Pacu Ekonomi...
Pandemi Pacu Ekonomi Digital Asia Tenggara Tembus Rp1.470 Triliun
IMF Wanti-wanti Soal...
IMF Wanti-wanti Soal Pembatasan, Tekan Pemulihan Ekonomi Asia Tenggara
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
58 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved