Gemalto Q1 cetak peningkatan penjualan 7%
Kamis, 25 April 2013 - 17:55 WIB
Gemalto Q1 cetak peningkatan penjualan 7%
A
A
A
Sindonews.com - Gemalto, produsen chip komputer dan kartu terkemuka di dunia, melaporkan kenaikan penjualan 7 persen pada kuartal pertama (Q1) 2013, didorong permintaan kuat dari Asia.
Dilansir dari Global Post, Kamis (25/4/2013), perusahaan mengatakan, penjualan naik menjadi 518 juta euro (USD674 juta) dalam tiga bulan dari Januari-Maret 2013, dan peningkatan tersebut akan menjadi 9 persen dengan kurs konstan.
Gemalto merinci penjualan di Asia melonjak 11 persen menjadi 107 juta euro. Sementara Eropa, Timur Tengah dan Afrika berbalik naik 6 persen menjadi 250 juta. Kemudian, Amerika Utara dan Selatan menyumbang 153 juta euro dalam peningkatan penjualan 7 persen.
Selain perangkat lunak, seperti kartu kredit, kartu SIM telepon seluler, Gemalto juga menjual platform perangkat lunak dan jasa. Keduanya menyumbang 45 persen dari seluruh penjualan.
"Data ini awal yang baik. Kami berada di jalur yang memberikan prospek ekonomi kuat pada 2013. Rencana pembangunan jangka panjang Gemalto berikutnya akan diumumkan di bagian kedua tahun ini," tambah pihak perusahaan.
Dilansir dari Global Post, Kamis (25/4/2013), perusahaan mengatakan, penjualan naik menjadi 518 juta euro (USD674 juta) dalam tiga bulan dari Januari-Maret 2013, dan peningkatan tersebut akan menjadi 9 persen dengan kurs konstan.
Gemalto merinci penjualan di Asia melonjak 11 persen menjadi 107 juta euro. Sementara Eropa, Timur Tengah dan Afrika berbalik naik 6 persen menjadi 250 juta. Kemudian, Amerika Utara dan Selatan menyumbang 153 juta euro dalam peningkatan penjualan 7 persen.
Selain perangkat lunak, seperti kartu kredit, kartu SIM telepon seluler, Gemalto juga menjual platform perangkat lunak dan jasa. Keduanya menyumbang 45 persen dari seluruh penjualan.
"Data ini awal yang baik. Kami berada di jalur yang memberikan prospek ekonomi kuat pada 2013. Rencana pembangunan jangka panjang Gemalto berikutnya akan diumumkan di bagian kedua tahun ini," tambah pihak perusahaan.
(dmd)
Lihat Juga :