Ashmore Indonesia: Inflasi tak ganggu reksa dana

Kamis, 25 April 2013 - 18:52 WIB
Ashmore Indonesia: Inflasi...
Ashmore Indonesia: Inflasi tak ganggu reksa dana
A A A
Sindonews.com - Presiden Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia (Ashmore Indonesia), Ronni Gandahusada menjelaskan, inflasi yang terjadi di Indonesia tidak akan mengganggu bisnis dana kelola mereka yang baru saja diluncurkan di Indonesia.

Ronni mengaku bahwa di luar inflasi tersebut pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup positif. Pihaknya menganggap Indonesia cukup stabil dalam sistem keuangan dan dapat dipercaya pasar asing. Sehinga dia tidak merisaukan hal tersebut.

"Mengenai pasar reksa dana tentunya memang ada perhitungan dan pertimbanagn kami terkait inflasi. Tentunya dalam investasi menghitung itu. Kami tetap perhatikan inflasi dan kami melihat Indonesia cukup stabil, baik dari sistem keuangan maupun pertumbuhan ekonomi dan kepercayaan pasar," jelasnya di Restoran Pad@28, Jakarta, Kamis (25/4/2013).

Menurutnya, jika inflasi tinggi di Indonesia menyebabkan hal negatif dan menyebabkan penurunan kepercayaan dari pasar asing, barulah dia menganggap hal itu sebuah masalah.

"Kalau inflasi jadi hal yang negatif bagi pertumbuhan ekonomi serta mengakibatkan penurunan kepercayaan dari asing itu baru akan berdampak pada kami," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hingga Oktober, Dana...
Hingga Oktober, Dana Kelolaan BNI Asset Management Capai Rp24,64 Triliun
STAR Asset Management...
STAR Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks STAR Infobank15
Gandeng KB Valbury Sekuritas,...
Gandeng KB Valbury Sekuritas, MNC Asset Bidik AUM Rp2 Triliun di Sisa Tahun 2025
Fnansial Milenial: MNC...
Fnansial Milenial: MNC Asset X BEM Perbanas
Sinarmas Asset Management...
Sinarmas Asset Management Inisiatif Bantu Kurangi Kerugian Jiwasraya
Update Kondisi Pasar,...
Update Kondisi Pasar, Aspenda Dapat Dukungan dari MNC Asset Management
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved