Akhir pekan, IHSG ditutup melemah 16 poin
Jum'at, 26 April 2013 - 16:04 WIB
Akhir pekan, IHSG ditutup melemah 16 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini kembali ditutup melemah 16.02 poin atau 0,32 persen ke level 4.978,51.
Pada perdagangan pagi tadi IHSG dibuka terkoreksi 4,66 poin atau 0,9 persen ke level 4.989,85. Pelemahan ini melanjutkan penutupan perdagangan kemarin yang berakhir melemah 17,08 poin atau 0,34 persen ke level 4.994.52.
Namun, pada perdagangan sesi I hari ini berakhir naik 6,28 poin atau 0,13 persen ke level 5.000,80. Kenaikan ini dikarenakan adanya aksi beli selektif pada saham-saham unggulan.
Sementara, pada perdagangan kemarin, IHSG kembali meninggalkan level psikologisnya di 5.000. Kemarin, IHSG ditutup melemah 17,08 poin atau 0,34 persen ke level 4.994.52.
Seementara, Indeks LQ45 sore ini ditutup terkoreksi 5,890 poin atau 0,69 persen ke level 841,934. Sedangkan indeks di kawasan Asia bervariatif.
Indeks Shanghai melemah 21,40 poin atau 0,97 persen ke 2.177,91; Hang Seng menguat 218,19 poin atau 0,98 persen ke level 22.401,24; Straits Times naik 11,67 poin atau 0,36 persen ke 3.349,988 dan Nikkei 225 menurun 41,95 poin atau 0,30 persen ke 13.884,13.
Di bursa Indonesia, sebanyak 158 saham tercatat naik, 106 saham turun dan sisanya stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp6,176 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,341 miliar lembar saham.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 ke Rp5.350, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp650 ke Rp17.000 dan PT Indomobil Sukses Internasional Tk (IMAS) naik Rp50 ke Rp5.250.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) turun Rp50 ke Rp6.550, PT Panin Sekurita Tbk (PANS) turun Rp25 ke Rp4.350, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp500 ke Rp11.300.
Pada perdagangan pagi tadi IHSG dibuka terkoreksi 4,66 poin atau 0,9 persen ke level 4.989,85. Pelemahan ini melanjutkan penutupan perdagangan kemarin yang berakhir melemah 17,08 poin atau 0,34 persen ke level 4.994.52.
Namun, pada perdagangan sesi I hari ini berakhir naik 6,28 poin atau 0,13 persen ke level 5.000,80. Kenaikan ini dikarenakan adanya aksi beli selektif pada saham-saham unggulan.
Sementara, pada perdagangan kemarin, IHSG kembali meninggalkan level psikologisnya di 5.000. Kemarin, IHSG ditutup melemah 17,08 poin atau 0,34 persen ke level 4.994.52.
Seementara, Indeks LQ45 sore ini ditutup terkoreksi 5,890 poin atau 0,69 persen ke level 841,934. Sedangkan indeks di kawasan Asia bervariatif.
Indeks Shanghai melemah 21,40 poin atau 0,97 persen ke 2.177,91; Hang Seng menguat 218,19 poin atau 0,98 persen ke level 22.401,24; Straits Times naik 11,67 poin atau 0,36 persen ke 3.349,988 dan Nikkei 225 menurun 41,95 poin atau 0,30 persen ke 13.884,13.
Di bursa Indonesia, sebanyak 158 saham tercatat naik, 106 saham turun dan sisanya stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp6,176 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,341 miliar lembar saham.
Adapun saham-saham yang menguat (top gainers), antara lain PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp100 ke Rp5.350, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp650 ke Rp17.000 dan PT Indomobil Sukses Internasional Tk (IMAS) naik Rp50 ke Rp5.250.
Sementara saham-saham yang melemah (top losers), antara lain PT Inovisi Infracom Tbk (INVS) turun Rp50 ke Rp6.550, PT Panin Sekurita Tbk (PANS) turun Rp25 ke Rp4.350, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp500 ke Rp11.300.
(izz)
Lihat Juga :