Hadapi kebijakan dua harga, SPBU dibagi 4 jenis

Jum'at, 26 April 2013 - 16:04 WIB
Hadapi kebijakan dua...
Hadapi kebijakan dua harga, SPBU dibagi 4 jenis
A A A
Sindonews.com - Guna mengantisipasi kebijakan dua harga untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang akan diterapkan pemerintah, PT Pertamina akan pengelompokan SPBU menjadi 4 jenis.

"SPBU akan dibagi jadi empat jenis yaitu SPBU BBM subsidi premium dan Solar seharga Rp4.500, SPBU BBM subsidi premium Rp4.500 dan solar harga baru, SPBU BBM subsidi premium harga baru dan solar Rp4.500, serta SPBU BBM subsidi premium dan solar dengan harga baru," jelas Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya di Jakarta, Jumat, (26/4/2013).

Dengan kombinasi tersebut, dari total 5.569 lembaga penyalur yang terdiri dari APMS dan SPBU, sebanyak 3.053 lembaga penyalur atau 54 persen akan menyediakan premium Rp4.500, dan 2.477 lembaga penyalur dengan harga baru. Adapun, lembaga penyalur yang akan menyediakan solar Rp4.500 sebanyak 3.218 atau 57,8 persen dan 2.248 lembaga penyalur menyediakan Solar dengan harga baru.

"Pengelompokan SPBU tersebut mempertimbangkan kondisi wilayah dan perbandingan permintaan per sektor pengguna BBM bersubsidi," jelasnya.

Selain itu, lanjut Hanung, Pertamina juga melakukan penyiapan identitas SPBU, sosialisasi, koordinasi dengan stakeholder terkait, serta pembentukan Posko Satgas.

"Kami telah berkoordinasi dengan Polri dan gubernur-gubernur di Indonesia untuk persiapan kebijakan. Intinya kami siap dengan segala kemungkinan kebijakan yg akan dikeluarkan pemerintah," pungkasnya.

Sebelumnya, Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menegaskan tidak siap untuk melaksanakan kebijakan dua harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium.

Ketua I DPD III Hiswana Migas, Eko Wuryanto mengatakan, ketidaksiapan didasarkan atas masalah yabg bakal timbul jika kebijakan itu diterapkan. Di antaranya, makin besarnya peluang penyimpangan akibat disparitas harga yang cukup besar untuk jenis produk yang sama. "Sehingga pengawasan di lapangan menjadi semakin sulit," ungkapnya kemarin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
1 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
1 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
2 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
12 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
13 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
13 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved