NEC membalikkan kerugian USD308 juta

Jum'at, 26 April 2013 - 17:48 WIB
NEC membalikkan kerugian...
NEC membalikkan kerugian USD308 juta
A A A
Sindonews.com - Raksasa teknologi informasi Jepang, NEC Corp mengembalikan kerugian dalam dua tahun berturut-turut, setelah laporan kembali ke hitam atas restrukturisasi menyakitkan, termasuk PHK dan perbaikan bisnis.

Dilansir dari Global Post, Jumat (26/4/2013), NEC memperoleh 30,4 miliar yen (USD308 juta), membalikkan kerugian dari 110,3 miliar yen pada tahun sebelumnya, karena perusahaan memangkas sekitar 10.000 pekerja dan menurunkan produksi pada divisi ponsel.

Sementara laba operasional menguat 114,6 miliar yen, melonjak 55,5 persen dari tahun sebelumnya, pada penjualan sebesar 3,07 triliun yen, naik 1,1 persen.

NEC telah mengurangi eksposur bisnis yang mudah menguap seperti semikonduktor, sementara scaling kembali ke komputer pribadi yang kompetitif dan segmen ponsel untuk bersaing secara global.

NEC kini sangat fokus pada penyediaan layanan teknologi untuk perusahaan Jepang, menjual peralatan untuk operator seluler, dan membangun pasar baterai kendaraan otomotif.

Hingga Maret 2014 NEC memperkirakan laba bersih sebesar 20 miliar yen dari pendapatan 3,0 triliun yen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved