Penundaan divestasi Newmont rugikan negara

Sabtu, 27 April 2013 - 15:29 WIB
Penundaan divestasi...
Penundaan divestasi Newmont rugikan negara
A A A
Sindonews.com - Pengamat energi dari Indonesian Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara mengatakan, diperpanjangnya surat perjanjian jual beli (sales purchase agreement/SPA) 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara, hingga 26 Juli akan mengakibatkan kerugian negara.

"Secara nasional ini akan merugikan. Karena berarti pendapatan negara juga akan tertunda," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (27/4/2013).

Bahkan, lanjut dia, proses divestasi saham Newmont berpotensi terjadi penyelewengan. "Yang jelas, potensi penyelewengan dalam proses divestasi Newmont ini memang besar dan potensi KKN-nya banyak," ujarnya.

Dia menjelaskan, seharusnya negara menugaskan BUMN untuk membuat konsorsium dengan daerah. Tujuannya untuk mengambil alih masalah tersebut, sehingga keuntungannya langsung masuk ke daerah.

"Tapi ini kan daerah malah bekerja sama dengan swasta. Nah, keuntungannya juga bakal lari ke swasta," imbuhnya.

Marwan mengaku sering mengimbau pemerintah terkait hal ini. Namun, usahanya selalu terbentur oleh lobi-lobi pihak tertentu yang ingin menghambat pembagian prosen ini.

"Saya sudah sering bilang (kerja sama BUMN dengan daerah). Tetapi seringkali mentok oleh lobi-lobi," kata dia seraya menegaskan, Indonesia akan mengalami kerugian jika proses ini terus ditunda.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT Vale Selesaikan Transaksi...
PT Vale Selesaikan Transaksi Divestasi
Menakar Pentingnya Divestasi...
Menakar Pentingnya Divestasi Saham Vale Indonesia
Gelontorkan Rp5,52 triliun,...
Gelontorkan Rp5,52 triliun, MIND ID Kempit 20% Saham Vale
Divestasi Rampung, Pemerintah...
Divestasi Rampung, Pemerintah Jamin Perpanjangan Kontrak Vale
Ogah Ngutang Lagi, PTPP...
Ogah Ngutang Lagi, PTPP Gunakan Dana Jual Saham untuk Lanjutkan Proyek
TBS Energi Tuntaskan...
TBS Energi Tuntaskan Divestasi PLTU Batu Bara di Minahasa Utara
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved