6.709 KK miskin di Kulonprogo digelontor Rp6,7 M
Selasa, 28 Mei 2013 - 14:29 WIB
6.709 KK miskin di Kulonprogo digelontor Rp6,7 M
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 6.709 Kepala Keluarga (KK) miskin di Kulonprogo akan digelontor bantuan sebesar Rp6,7 miliar. Bantuan itu merupakan realisasi program pengurangan angka kemiskinan dari Pemda DIY. Setiap KK akan mendapat bantuan Rp1 juta.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, bantuan diberikan untuk usaha produktif. Seperti yang saat ini sudah berjalan di Hargowilis dengan budidaya ayam kampung dan pisang raja bulu. Bantuan akan diberikan by name by address melalui kegiatan kelompok.
“Penerima bantuannnya memang by name by address, tapi bantuan itu akan diberikan melalui kegiatan kelompok. Setiap kelompok beranggotakan 8-15 orang. Totalnya ada 6.709 KK yang akan menerima bantuan ini,” kata Hasto, Selasa (28/5/2013).
Hasto meminta seluruh kepala desa untuk mencermati data warganya dan segera membentuk kelompok. Dia menilai, terbuka kemungkinan warga yang lebih miskin justru tidak menerima bantuan karena bantuan sudah ditentukan dari Pemda DIY.
“Nah untuk menghindari gejolak saya minta, yang lebih miskin dan tidak mendapat bantuan agar diajak dalam kelompok. Mereka harus diupayakan untuk diakomodir. Pemkab tidak bisa menentukan karena bantuan langsung dari Pemda,” terangnya.
Kepala Bappeda Kulonprogo, Agus Langgeng Basuki mengatakan, pemkab telah menindaklanjuti program Pemda DIY dengan menyusun pedoman teknis berupa peraturan bupati (Perbup). Awal Juni mendatang, Pemkab berencana mengundang Camat dan Kades untuk koordinasi pembentukan kelompok, mekanisme pencairan dana, serta pendampingan di lapangan.
Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, bantuan diberikan untuk usaha produktif. Seperti yang saat ini sudah berjalan di Hargowilis dengan budidaya ayam kampung dan pisang raja bulu. Bantuan akan diberikan by name by address melalui kegiatan kelompok.
“Penerima bantuannnya memang by name by address, tapi bantuan itu akan diberikan melalui kegiatan kelompok. Setiap kelompok beranggotakan 8-15 orang. Totalnya ada 6.709 KK yang akan menerima bantuan ini,” kata Hasto, Selasa (28/5/2013).
Hasto meminta seluruh kepala desa untuk mencermati data warganya dan segera membentuk kelompok. Dia menilai, terbuka kemungkinan warga yang lebih miskin justru tidak menerima bantuan karena bantuan sudah ditentukan dari Pemda DIY.
“Nah untuk menghindari gejolak saya minta, yang lebih miskin dan tidak mendapat bantuan agar diajak dalam kelompok. Mereka harus diupayakan untuk diakomodir. Pemkab tidak bisa menentukan karena bantuan langsung dari Pemda,” terangnya.
Kepala Bappeda Kulonprogo, Agus Langgeng Basuki mengatakan, pemkab telah menindaklanjuti program Pemda DIY dengan menyusun pedoman teknis berupa peraturan bupati (Perbup). Awal Juni mendatang, Pemkab berencana mengundang Camat dan Kades untuk koordinasi pembentukan kelompok, mekanisme pencairan dana, serta pendampingan di lapangan.
(gpr)
Lihat Juga :