IHSG kembali ke level 5.200
Rabu, 29 Mei 2013 - 16:02 WIB
IHSG kembali ke level 5.200
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berhasil memperbaiki posisi kemarin dan ditutup naik 24,46 poin atau 0,47 persen ke level 5.200,69.
Pagi tadi, IHSG dibuka melanjutkan kenaikan pada hari sebelumnya, dengan menguat 13,81 poin atau 0,27 persen ke level 5.190,04. Sementara IHSG sesi menguat 11,54 poin atau 0,22 persen ke level 5.187,77.
Penguatan IHSG dipicu sentimen baik dari Wall Street, yang pada pergdangan kemarin berhasil menguat. Sementara, IHSG kemarin ditutup melonjak 91,10 poin atau 1,79 persen ke level 5.176,23.
Indeks LQ45 sore ini berakhir positif, dengan naik 4,62 poin atau 0,52 persen ke level 876,19. Bursa di kawasan Asia mayoritas ditutup variatif.
Indeks Shanghai naik 2,70 poin atau 0,12 persen ke 2.329,52; Indeks Hang Seng anjlok 369,32 poin atau 1,61 persen ke 22.554,93; Nikkei 225 naik 14,48 poin atau 0,10 persen ke 14.326,46 dan Straits Times turun 32,82 atau 0,97 persen ke 3.375,61.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp11,11 triliun dengan 7,12 miliar lembar saham diperdagangkan. IHG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp887,39 miliar. Tercatat sebanyak 127 saham menguat, 160 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas positif, dengan kenaikan tertinggi dipimpin sektor infrastruktur yang naik 1,87 persen. Sedangkan, yang melemah, yakni sektor tambang, aneka industri dan industri dasar.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp5.100, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) naik Rp800 ke Rp11.000 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.200 ke Rp31.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp50 menjadi Rp9.750, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) turun Rp50 ke Rp5.750 dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp100 ke Rp4.775.
Pagi tadi, IHSG dibuka melanjutkan kenaikan pada hari sebelumnya, dengan menguat 13,81 poin atau 0,27 persen ke level 5.190,04. Sementara IHSG sesi menguat 11,54 poin atau 0,22 persen ke level 5.187,77.
Penguatan IHSG dipicu sentimen baik dari Wall Street, yang pada pergdangan kemarin berhasil menguat. Sementara, IHSG kemarin ditutup melonjak 91,10 poin atau 1,79 persen ke level 5.176,23.
Indeks LQ45 sore ini berakhir positif, dengan naik 4,62 poin atau 0,52 persen ke level 876,19. Bursa di kawasan Asia mayoritas ditutup variatif.
Indeks Shanghai naik 2,70 poin atau 0,12 persen ke 2.329,52; Indeks Hang Seng anjlok 369,32 poin atau 1,61 persen ke 22.554,93; Nikkei 225 naik 14,48 poin atau 0,10 persen ke 14.326,46 dan Straits Times turun 32,82 atau 0,97 persen ke 3.375,61.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp11,11 triliun dengan 7,12 miliar lembar saham diperdagangkan. IHG mengalami tekanan jual, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp887,39 miliar. Tercatat sebanyak 127 saham menguat, 160 saham melemah dan 97 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas positif, dengan kenaikan tertinggi dipimpin sektor infrastruktur yang naik 1,87 persen. Sedangkan, yang melemah, yakni sektor tambang, aneka industri dan industri dasar.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp50 ke Rp5.100, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) naik Rp800 ke Rp11.000 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp1.200 ke Rp31.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun Rp50 menjadi Rp9.750, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) turun Rp50 ke Rp5.750 dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp100 ke Rp4.775.
(rna)
Lihat Juga :