Asosiasi minta kebijakan monopoli Pelindo II dicabut

Minggu, 02 Juni 2013 - 18:47 WIB
Asosiasi minta kebijakan...
Asosiasi minta kebijakan monopoli Pelindo II dicabut
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Fowarder Indonesia (ALFI), Iskandar Zulkarnain berharap, pemerintah segera memberi respon cepat terhadap aksi mogok operasi perusahaan pelabuhan, yang akan dilakukan Senin (3/6/2013). Mereka meminta pemerintah mencabut kebijakan monopoli yang dilakukan Pelindo II.

Dia berharap pemerintah segera mencari solusi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. "Kita juga tidak ingin lama (mogok). Kita ingin pemerintah menanggapi aksi kami karena kita berjuang untuk solidaritas," kata dia ketika dihubungi Sindonews, Minggu (2/6/2013).

Menurut dia, jika aksi tersebut tidak segera ditanggapi akan menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya kerugian bagi Pelindo, pengusaha swasta, pemerintah, pengguna, bahkan juga citra buruk di dunia internasional.

"Teman-teman berharap pemerintah memperhatikan masalah ini, dengan mencabut monopoli kebijakan Pelindo (membentuk banyak anak usaha). Kita juga ingin diajak dialog terkait hal ini," ujarnya.

Iskandar berpendapat, seharusnya Pelindo sebagai BUMN bisa membina pengusaha swasta, bukan sebaliknya. Pasalnya sebagai BUMN, Pelindo selain diwajibakan untuk mencetak laba, juga memiliki fungsi lain dalam mendukung perekonomian dan membina perusahaan kecil, menengah dan koperasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, ALFI bersama dengan Indonesian National Shipowners Association (INSA), Asosiasi Bongkar Muat Indonesia (APBMI) dan Forum Komunikasi Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel) mengancam berhenti operasi mulai besok hingga pemerintah menanggapi dan mencari jalan keluar terkait masalah tersebut.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk protes perusahaan pelabuhan swasta lantaran Pelindo II banyak membentuk anak usaha di luar bisnis pengelolaan kepelabuhan, sehingga mengancam bisnis pengusaha pelayaran dan logistik swasta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Telan Investasi Rp2,37...
Telan Investasi Rp2,37 Triliun, Progres Terminal Kijing Capai 55%
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Integrasi Pelabuhan,...
Integrasi Pelabuhan, Mengantarkan Semanggi Merebut Cuan
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Kinerja Penguasa Pelabuhan...
Kinerja Penguasa Pelabuhan Dihantam Gelombang Lockdown
Berita Terkini
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
35 menit yang lalu
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
9 jam yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
9 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
10 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
10 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
10 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved