Beijing kontrol ketat harga rumah

Selasa, 04 Juni 2013 - 14:34 WIB
Beijing kontrol ketat...
Beijing kontrol ketat harga rumah
A A A
Sindonews.com - Meroketnya harga rumah di China dalam beberapa tahun terakhir, membuat Beijing memberlakukan peraturan ketat terhadap real estate.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (4/6/2013), pengembang Sunac China Holdings Ltd dan makelar Centaline Group mengatakan, Beijing telah melakukan pembatasan harga sejak Maret dengan menahan izin presale untuk setiap proyek baru yang memasang harga jual terlalu tinggi.

Sementara Bacic & 5i5j Group, broker properti terbesar kedua di Beijing menyebutkan, pejabat lokal melakukan pengetatan lebih lanjut untuk memenuhi target menjaga harga tidak berubah dari tahun lalu.

Kegagalan pembatasan dalam membendung kenaikan harga di ibukota menyoroti perjuangan pemerintah dalam menjaga perumahan tetap terjangkau menyusul urbanisasi yang mengirimkan gelombang pekerja dari pedesaan ke kota-kota besar di China.

Harga rumah baru di Beijing tercatat naik 3,1 persen pada April dari bulan sebelumnya.
"Sebagai ibukota arah pembatasan properti di Beijing berada di bawah tekanan untuk memperketat lebih lanjut karena kenaikan harga masih memimpin," kata Luo Yu, analis dari CEBM Group, Shanghai.

Sebelumnya diberitakan, harga rata-rata rumah baru di 100 kota besar naik 6,9 persen dari tahun sebelumnya, menjadi 10.180 yuan (USD1,647) per meter persegi pada Mei 2013, dibandingkan pertumbuhan 5,34 persen pada April.

Pada basis bulanan, harga rumah naik 0,81 persen pada Mei dari April, menambahkan pertumbuhan menyempit dari satu persen pada April, karena peraturan baru pemerintah dan penjualan rumah lebih lemah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved