Kinerja reksa dana saham melesat

Jum'at, 07 Juni 2013 - 13:46 WIB
Kinerja reksa dana saham...
Kinerja reksa dana saham melesat
A A A
Sindonews.com - Kinerja rata-rata reksa dana saham dari sisi imbal hasil (return) sepanjang lima bulan pertama tahun ini kembali melesat, meninggalkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tercatat, kinerja reksa dana saham pada akhir bulan kelima tahun ini mencapai 21,15 persen.

Sementara itu, data PT Infovesta Utama mencatat bahwa kinerja IHSG berada di bawah reksa dana saham, yakni hanya 17,42 persen. Sedangkan kinerja reksa dana campuran 12,84 persen dan pendapatan tetap jauh tertinggal, yakni 0,64 persen.

Dibanding periode yang sama tahun lalu, kinerja reksa dana tahun ini jauh lebih baik. Pada lima bulan pertama 2012, kinerja reksa dana saham minus 1,07 persen, campuran 0,26 persen, pendapatan tetap 1,47 persen, dengan IHSG mencatat kinerja hanya 0,28 persen.

Analis PT Infovesta Utama, Vilia Wati mengatakan bahwa kinerja reksa dana selama lima bulan pertama tahun ini dipengaruhi kinerja aset dasar portofolionya, yaitu saham dan obligasi.

"Selama year to date (lima bulan hingga Mei 2013), kinerja aset dasar tersebut dipengaruhi berbagai sentimen, baik dari dmestik maupun global," kata dia kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (7/6/2013).

Dari domestik, kata dia, kinerja aset portofolio diwarnai sentimen rilis laporan keuangan akhir tahun lalu dan kuartal I/2013. Selain itu, pembagian dividen oleh emiten, aliran dana asing ke dalam negeri dan isu kenaikan harga bagan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Sementara sentimen dari global, vilia menjelaskan berasal dari rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat (AS), Uni Eropa dan China. Di samping itu, laporan keuangan emiten, kondisi politik di Italia, pemerian dana talangan (bailout) untuk Siprus dan kebijakan moneter agresif Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BOJ).

(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
32 menit yang lalu
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
1 jam yang lalu
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
1 jam yang lalu
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
1 jam yang lalu
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Minta 50%...
Donald Trump Minta 50% Saham TikTok untuk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved