BPK minta pemerintah bikin pusat data pajak

Selasa, 11 Juni 2013 - 12:46 WIB
BPK minta pemerintah...
BPK minta pemerintah bikin pusat data pajak
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Hadi Poernomo meminta pemerintah membuat pusat data pajak untuk mengoptimalkan peningkatan penerimaan pajak.

Hal tersebut merupakan implementasi atas Pasal 35A UU No 28/2007 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang sudah berlaku sejak 1 Januari 2008.

"Secara akumulatif dari 2009 sampai 2012 realisasi penerimaan pajak tidak mencapai target APBNP sebesar Rp136,24 triliun atau dari APBN sebesar Rp233,44 triliun," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

"Tidak tercapainya target tersebut antara lain karena pemerintah belum mengimplementasikan Pasal 35A UU No 28/2007. Karena itu, kami mengimbau pemerintah mengimplementasikan pasal tersebut dengan membuat pusat data pajak," tambahnya.

Secara umum Hadi menyebut penerimaan pajak dalam lima tahun terakhir yaitu sejak 2008 sampai 2012 tidak mencapai target atau hanya berkisar 94,31-97,26 persen. Hanya pada 2008 yang melebihi target yaitu 106,84 persen dari target APBNP dengan realisasi 2012 sebesar Rp835,83 triliun atau kurang Rp49,2 triliun dari target APBNP sebesar Rp885,03 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
Berita Terkini
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
19 menit yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
52 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
59 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
2 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved