Harus ada yang tanggung jawab atas pelemahan rupiah

Selasa, 11 Juni 2013 - 18:55 WIB
Harus ada yang tanggung...
Harus ada yang tanggung jawab atas pelemahan rupiah
A A A
Sindonews.com - Pengamat pasar modal, Yanuar Rizky mengatakan, harus ada yang bertanggung jawab atas pelemahan rupiah. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan pelimpahan tanggung jawab atas pelemahan rupiah dari pemerintah kepada masyarakat.

"Kalau soal BBM saya tidak mengambil posisi BBM harus naik atau tidak, tetapi harus ada yang bisa bertanggung jawab dari pelemahan nilai tukar. Kalau semua ditanggung masyarakat apakah fair? Kalau soal naik itu otoritas pemerintah," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

Yanuar mengaku bingung dengan pemerintah, di satu sisi mengurangi subsidi BBM namun di sisi lain pemerintah juga mengoreksi pendapatan pajak sebesar Rp30 triliun.

"Dia melakukan pencabutan subsidi BBM tetapi di sisi lain pemerintah mengakui adanya pelemahan nilai tukar dengan mengoreksi pajak Rp60 triliun. Itu kan pusat pertumbuhan yang namanya konsumsi itu berkurang karena daya beli tertekan kelihatan dari postur RAPBN," katanya.

Dia mengimbau agar pemerintah jangan pusing dan terlalu lama dalam keputusan kenaikan harga BBM.

"Ketika DPR ribut-ribut tahun lalu itu rupiah masih Rp8 ribuan, tapi minyaknya naik. Ketika harga ICP masih USD80-USD85 dolar AS per barel. Jadi kita ini pusing terus, pertanyaannya kalau mau naik, naik sajalah itu kan otoritas pemerintah," pungkas Yanuar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
7 menit yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
24 menit yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
1 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
3 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
4 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
5 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved