Menkop: Pajak UKM tak hambat pertumbuhan UKM

Rabu, 12 Juni 2013 - 12:19 WIB
Menkop: Pajak UKM tak...
Menkop: Pajak UKM tak hambat pertumbuhan UKM
A A A
Sindonews.com - Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan menilai pajak Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak akan menghambat pertumbuhan UKM. Sebaliknya pajak bagi UKM dapat meningkatkan kemampuan dan potensi UKM.

"Justru ini meningkatkan kemampuan UKM, mereka mengkapitalisasi kemampuan dia untuk lebih besar. Jadi justru meningkatkan," kata Syarief disela-sela Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR di Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (12/6/2013).

Aturan pajak bagi UKM berdasarkan peraturan presiden yang mengatur pajak penghasilan untuk pelaku usaha kecil dan menengah. Nantinya UKM akan terkena pajak sebesar 1 persen dari total omzet penjualan.

Pajak UKM ini diberlakukan untuk pengusaha yang tidak memiliki pembukuan keuangan dan bentuk usahanya kecil, tetapi omzetnya mencapai miliaran rupiah. Pajak ini berlaku bagi pengusaha yang memiliki lokasi usaha tetap dengan omzetnya mulai Rp0 hingga Rp4,8 miliar.

Tercatat hingga saat ini, penerimaan pajak UKM hanya tiga persen dari total penerimaan pajak selama 2012.

"Jadi untuk target revenue sampai Rp4,8 miliar itu 1 persen kecuali kalau pedagang UKM itu dia dagangnya di pinggir jalan, dia dagangnya di tempat-tempat bukan tempat untuk jualan, dia dagangnya di rumah-rumah itu bebas PPh. Tempat dagangnya bongkar pasang, itu bebas dari PPh," paparnya.

"Satu persen itu final mereka yang ngitung sendiri langsung setor ke kemenkeu ke dirjen pajak itu sudah final. Kalau lebih dari Rp4,8 miliar mengikuti undang-undang seperti biasanya," tambahnya.

Disinggung soal pertumbuhan koperasi di Indonesia, Syarif hasan memastikan pertumbuhannya sudah sangat signifikan dibanding tiga tahun lalu. "Ya sekarang luar biasa mencapai 294 ribu unit koperasi, tiga tahun yang lalu hanya 150-an. Luar biasa peningkatannya," terangnya.

Sedangkan dana yang dikelola hingga saat ini telah mencapai Rp19 triliun. "Dana yang dikelola koperasi di seluruh Indonesia sekarang itu kurang lebih Rp19 triliun," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
55 menit yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
1 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved