China siap hadapi aduan Eropa di WTO

Jum'at, 14 Juni 2013 - 11:18 WIB
China siap hadapi aduan...
China siap hadapi aduan Eropa di WTO
A A A
Sindonews.com - Menanggapi pengaduan Uni Eropa, China menyatakan akan menangani secara tepat keputusan mereka menyelesaikan sengketa impor baja di Organisasi Perdagangan Dunia (WT0).

Seperti diberitakan sebelumnya, Uni Eropa telah meminta konsultasi masalah dengan China di WTO, bahwa balasan tuduhan anti-dumping tidak sesuai dengan hukum WTO, baik secara prosedur maupun dasar substantif.

Dilansir dari Straits Times, Jumat (14/6/2013), Departemen Perdagangan China dalam pernyataan singkatnya mengatakan, bahwa mereka telah menerima permintaan dari Uni Eropa. "Kami akan menangani ini secara tepat sesuai dengan aturan mekanisme penyelesaian sengketa WTO."

Konsultasi adalah langkah formal pertama dalam prosedur keluhan WTO, di mana Uni Eropa mengatakan, akan memberikan kedua belah pihak kesempatan untuk menemukan solusi yang dirundingkan.

Beijing dan Uni Eropa terlibat dalam serangkaian perselisihan, memicu kekhawatiran perang dagang antar-raksasa ekonomi dunia. Bulan lalu, Kementerian Perdagangan China memulai penyelidikan selama setahun atas dugaan dumping pipa baja lainnya dari Uni Eropa.

China juga telah meluncurkan penyelidikan anti-dumping dalam impor anggur dan bahan kimia, setelah Uni Eropa mengenakan tarif panel surya serta mengancam penyelidikan di perusahaan peralatan telekomunikasi utama negara itu.

China adalah mitra dagang terbesar kedua Uni Eropa, dengan nilai impor barang sebesar USD212 miliar dan ekspor USD334 miliar pada tahun lalu.

Mengingat taruhannya besar, prospek stand-off dengan Beijing telah menyebabkan perpecahan di Uni Eropa, di mana Jerman meminta solusi melalui perundingan sedangkan Perancis ingin sanksi keras.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved