BEI imbau analis lebih rasional

Jum'at, 14 Juni 2013 - 14:33 WIB
BEI imbau analis lebih...
BEI imbau analis lebih rasional
A A A
Sindonews.com - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai hasil riset sejumlah sekuritas yang memandang pesimis proyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir tahun ini merupakan hal yang lumrah. Namun, bila hal tersebut tidak terbukti, maka akan mempengaruhi kepercayaan investor terhadap sekuritas bersangkutan.

"Analis sekuritas boleh saja membuat prediksi apapun terkait IHSG, namun mereka juga harus ingat bahwa ada kepercayaan nasabah di sana. Jika prediksi mereka tidak sesuai dengan realitas pasar, tentu akan mengurangi kepercayaan nasabah," ujar Direktur Utama BEI, Ito Warsito di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (14/6/2013).

Untuk itu, Ito mengimbau kepada sekuritas agar dalam membuat asumsi level IHSG di akhir tahun dapat dilakukan dengan pengamatan yang lebih rasional dan disesuaikan dengan kondisi aktual pasar saat ini.

Sebelumnya, dalam riset yang disampaikan Kepala Riset PT Mandiri Sekuritas, John Rahmat memprediksi bahwa IHSG pada akhir tahun ini berpotensi berakhir di level 4.000

Menurut dia, kenaikan IHSG yang sempat menembus level 5.200 poin lebih didorong aliran dana asing dan bukan pengaruh dari fundamental.

"Kami menilai target akhir tahun IHSG akan melemah ke level 4.000," jelasnya seperti dikutip dalam risetnya, Kamis (13/6/2013).

Prediksi atas posisi IHSG yang disampaikan sekuritas ini sendiri diperkirakan akan terjadi dipicu dua faktor. Pertama, tekanan nilai tukar rupiah dan diturunkannya peringkat utang Indonesia karena pemerintah tidak memberikan ketegasan terkait harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Faktor lainnya adalah berkurangnya likuiditas di pasar global karena berkurangnya dana dari program stimulus ekonomi (quantitative easing) yang dilakukan oleh negara-negara maju," tandas John.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
24 menit yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
1 jam yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
1 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
2 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
2 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
3 jam yang lalu
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved