LPPF selesaikan proses over-allotment

Jum'at, 14 Juni 2013 - 17:42 WIB
LPPF selesaikan proses...
LPPF selesaikan proses over-allotment
A A A
Sindonews.com - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) telah menyelesaikan proses penawaran saham dengan pelaksanaan opsi over-allotment pada April 2013. Prosesi ini telah selesai pada Maret 2013.

"Persentase kepemilikan saham publik di Perseroan meningkat dari 1,85 persen menjadi 47,4 persen. Penawaran saham yang dilakukan diterima dengan sangat baik dan menarik minat yang sangat signifikan dari para investor global terkemuka," ujar Wakil Presiden Direktur dan CEO Perseroan, Michael Remsen, seperti terangkum dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/6/2013).

Laporan perseroan atas prosesi penawaran saham itu sendiri telah disetujui dan diterima dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar hari ini.

"RUPS menyetujui dan/atau meratifikasi penegasan kembali susunan pemegang saham perseroan setelah selesainya penawaran saham dan pelaksanaan opsi over-allotment, yaitu Asia Color Company sebesar 32,2 persen, PT Multipolar Tbk sebesar 20,5 persen, dan masyarakat, termasuk pemegang saham baru, sebesar 47,4 persen," kata Presiden Direktur Perseroan, Bunjamin J Mailool dalam kesempatan yang sama.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Banyak Promo, Matahari...
Banyak Promo, Matahari Department Store Buka di Tangerang City Mall
Matahari Department...
Matahari Department Store Akan Menutup 6 Gerai Hingga Akhir 2020
Dikecam Presiden, Departement...
Dikecam Presiden, Departement Store Singapura Batal Larang Karyawan Pakai Jilbab
Awan Mendung Industri...
Awan Mendung Industri Ritel ? 13 Gerai Matahari Bakal Tutup di 2024
PPKM Mikro Diperketat,...
PPKM Mikro Diperketat, Matahari Fokus Jangkau Pelanggan via Digital
Rumor Investor Baru...
Rumor Investor Baru Suntik Dana Segar ke Matahari Department Store, Ini Jawabannya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved