Tak kebagian BLSM, SMS Ke 1708

Senin, 17 Juni 2013 - 14:59 WIB
Tak kebagian BLSM, SMS...
Tak kebagian BLSM, SMS Ke 1708
A A A
Sindonews.com - Pemerintah menegaskan bagi masyarakat yang berhak mendapatkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), namun tidak mendapatkan dipersilakan mengadu ke pemerintah dengan cara ketik BBM (spasi) isi pesan kirim ke nomor 1708.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo menuturkan bahwa melalui sosialisasi tersebut pemerintah berharap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dapat diterima oleh masyarakat luas. Pasalnya, sosialisasi tersebut dianggap sebagai langkah efektif pemerintah menjelang diumumkannya kenaikan harga BBM.

"Mungkin tidak semua senang dengan SMS ini. Tapi, kalau pesan yang disampaikan benar dan sampai ke masyakarat maka diharapkan akan menghindari kesalahpahaman," kata dia saat launching pengiriman perdana SMS sosialisasi kenaikan BBM bersubsidi di Kementerian ESDM, Jakarta, (17/6/2013)

Selain pengaduan kompensasi, masyarakat juga diajak untuk bersama-sama dengan pemerintah untuk mengadukan jika terjadi penyalahgunaan/penyelundupan BBM di wilayahnya.

"Masyarakat bisa laporkan kelangkaan atau tidak menerima kompensasi dengan baik," ucapnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
18 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
35 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved