Wall Street kembali menguat

Rabu, 19 Juni 2013 - 08:47 WIB
Wall Street kembali...
Wall Street kembali menguat
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat berakhir positif selama dua hari berturut-turut karena investor optimistis bahwa The Fed tidak akan menghentikan stimulus moneter dalam waktu dekat.

Kuatnya pasar saham menunjukkan meningkatnya ekuitas di pasar modal, tetapi volume perdagangan masih minim, yang menandakan bahwa banyak pelaku pasar masih dalam posisi wait and see.

Kalangan investor berharap bahwa hasil pertemuan FOMC Bank Sentral AS yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat adalah mempertahankan kebijakan stimulus moneter, meski data ekonomi Amerika Serikat (AS) menguat baru-baru ini yang menunjukkan membaiknya perekonomian.

Di samping itu, harga konsumen naik tipis pada bulan lalu. Indeks harga konsumen tidak termasuk makanan dan energi, naik 1,7 persen dalam 12 bulan terakhir sejak Mei 2012. Ini menunjukkan tekanan inflasi tetap terkendali.

Sementara Gubernur The Fed, Ben Bernanake belum lama ini mengatakan bahwa program tersebut akan dilakukan ketika ekonomi negara tersebut cukup kuat, sehingga menyebabkan meningkatnya volatilitas di pasar keuangan.

"Saham bergerakn lebih tinggi karena investor menyesuaikan diri bahwa selain faktor The Fed yang akan mengumumkan hasil FOMC meeting, juga ekonomi yang cukup mampu tumbuh tanpa itu. Meski masih ada ketidakpastian dan berhati-hati, tetapi karena saham masih murah, sehingga harus terus berkembang untuk waktu yang lama," kata Analis JPMorgan Funds, David Kelly seperti dilansir Reuters, Rabu (19/6/2013).

Pada perdagangan semalam, indeks Dow Jones naik 138,38 poin atau 0,91 persen ke 15.318,23; indeks S&P 500 naik 12,76 poin atau 0,78 persen ke 1.651,80 dan indeks Nasdaq naik 30,05 poin atau 0,87 persen ke 3.482,18.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
4 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
5 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
6 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
7 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
8 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved