Meski nyicil pajak, Asian Agri tetap ingin banding

Jum'at, 21 Juni 2013 - 16:33 WIB
Meski nyicil pajak,...
Meski nyicil pajak, Asian Agri tetap ingin banding
A A A
Sindonews.com - PT Asian Agri menyatakan telah bersikap kooperatif dan melakukan pembayaran denda sebelum jatuh tempo terhadap 14 Surat Ketetapan Pajak yang diterbitkan oleh Ditjen Pajak. Namun, pembayaran tersebut dilakukan secara bertahap.

"Kita sudah lakukan pembayaran Kamis kemarin. Sedangkan besarannya kami belum bisa cerita detail karena masih ditransfer secara bertahap," ujar General Manajer Grup Asian Agri, Freddy Widjaya di Wisma Nusantara, Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Freddy mengakui jatuh tempo pembayaran tiap-tiap perusahaan dari pihaknya sebenarnya berbeda-beda. Dengan jatuh tempo terdekat pada 22 Juni mendatang.

"Tetapi Asian Agri berencana akan melakukan banding ke pengadilan pajak setelah SKP tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau 3 bulan setelah itu," katanya.

Walaupun begitu, dia menegaskan kasus tersebut tidak akan mengganggu kinerja perusahaan secara keseluruhan. Bahkan Asian Agri telah fokus melakukan penanaman sawit secara produktif kembali.

"Kita masih fokus perbaikan produksi kita dengan penanaman kelapa sawit yang berumur. Selain itu kelapa sawit yang masih produktif diberi pupuk yang juga menunjang produksi kami," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asian Agri Bantu Masyarakat...
Asian Agri Bantu Masyarakat Desa Cegah Pandemi Covid-19
Industri Sawit Tahan...
Industri Sawit Tahan Banting di Tengah Pandemi Covid-19
Laporan Pandawa Agri...
Laporan Pandawa Agri 2023 Dorong Transformasi Sektor Pertanian
Inovasi Digital Membentuk...
Inovasi Digital Membentuk Masa Depan Industri Sawit
Dari Kebun ke Energi...
Dari Kebun ke Energi Masa Depan: Asian Agri dan Apical Soroti Manfaat Kelapa Sawit
Asian Agri Tingkatkan...
Asian Agri Tingkatkan Penghasilan Petani Dua Kali Lipat Lewat Replanting
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
43 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved