XL akuisisi Axis dinilai tak ciptakan monopoli

Selasa, 25 Juni 2013 - 10:53 WIB
XL akuisisi Axis dinilai...
XL akuisisi Axis dinilai tak ciptakan monopoli
A A A
Sindonews.com - PT XL Axiata Tbk (EXCL) diperkirakan akan menjadi operator telekomunikasi dengan pelanggan terbesar kedua dan penguasaan spektrum yang bertambah besar sejalan dengan terealisasinya akuisisi Axis oleh perseroan. Aksi korporasi itu dikatakan tidak akan menciptakan monopoli di industri telekomunikasi.

Saat ini XL menguasai frekuensi tiga kanal frekuensi yaitu 900 MHz, 2100 MHz, dan 1800 MHz. Sementara Axis memiliki dua kanal frekuensi di 900 MHz dan 1800 MHz.

Founder and Executive Director ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan bahwa rencana akuisisi XL terhadap Axis cukup positif untuk mempercepat konsolidasi industri telekomunikasi Indonesia. Meskipun frekuensi XL bertambah, Heru menilai hal tersebut tidak akan menciptakan monopoli di industri.

"Terlalu dini membicarakan soal monopoli di industri telekomunikasi. Konsolidasi ini sudah menjadi kebutuhan industri dan harus terjadi agar industri lebih efisien dan diprediksi hanya 4-5 operator saja," kata Heru dalam keterangan yang diterima, Senin (24/6/2013) malam.

Menurut Heru, bila akuisisi Axis oleh XL benar-benar terjadi, peta bisnis telekomunikasi di Indonesia tidak akan berubah. Menurut dia, Telkomsel akan tetap menjadi operator dengan pelanggan terbesar mencapai 125 juta pelanggan dan XL akan memiliki sekitar 66 juta pelanggan.

Proses konsolidasi di Indonesia sesungguhnya sudah mulai berjalan dengan merger yang dilakukan oleh Smart Telecom terhadap Mobile 8 atau Fren. Meski demikian, jumlah operator di Indonesia masih terlalu banyak dibandingkan sejumlah negara di dunia.

Di China misalnya, jumlah operator hanya tiga, Amerika Serikat tiga operator dan Australia juga tiga perusahaan.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan, proses konsolidasi di sektor telekomunikasi akan menguntungkan konsumen karena kualitas pelayanan dan kapasitas jaringan akan semakin membaik.

Agus juga melihat rencana akuisisi Axis oleh XL tidak akan menciptakan monopoli di pasar telekomunikasi Indonesia. Pasalnya, bila kedua perusahaan tersebut bersinergi, penguasaan pasarnya masih di bawah 50 persen.

“Seandainya XL mengakuisisi Axis, hal itu tidak akan menciptakan monopoli. Jumlah pelanggan dari kedua perusahaan masih jauh di bawah Telkomsel. Harusnya publik bisa mendapatkan banyak manfaat bila XL dan Axis dapat bersinergi,” tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Wabah Corona,...
Di Tengah Wabah Corona, XL Axiata Catat Pertumbuhan Menarik
Cara Mudah Pengguna...
Cara Mudah Pengguna XL Axiata Berbagi Pulsa ke Sesama Pelanggan
Ini Cara Perpanjang...
Ini Cara Perpanjang Masa Aktif Kartu XL, Nomor 2 dan 4 Tidak Perlu Isi Pulsa
Trafik Naik, XL Tingkatkan...
Trafik Naik, XL Tingkatkan Kapasitas Jaringan Data Dua Kali Lipat
Diprediksi Trafik Naik...
Diprediksi Trafik Naik 20%, XL Axiata Perkuat Jaringan Telekomunikasi
Jaringan XL Axiata Siap...
Jaringan XL Axiata Siap Layani Kebutuhan Telekomunikasi Lebaran
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
11 menit yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
2 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
11 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
11 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved