Harga emas jatuh ke rekor terendah dalam 3 tahun

Rabu, 26 Juni 2013 - 19:33 WIB
Harga emas jatuh ke...
Harga emas jatuh ke rekor terendah dalam 3 tahun
A A A
Sindonews.com - Harga emas hari ini jatuh ke level terendah dalam hampir tiga tahun, tertekan data kuat ekonomi Amerika Serikat (AS). Hal tersebut mendorong pasar saham dan rencana Federal Reserve AS (Fed) kembali pada skala pelonggaran moneter dalam beberapa bulan ke depan.

Bullion sekarang turun untuk sesi ketujuh dari delapan, meluncur sejak Ketua Fed Ben Bernanke menata strategi paket USD85 miliar dalam pembelian obligasi bulanan di belakang pemulihan ekonomi.

Harga emas biasanya dipandang sebagai pelindung terhadap nilai inflasi, telah didukung dalam beberapa tahun terakhir oleh langkah bank sentral untuk mendorong perekonomian mereka.

Spot emas kembali turun 3,5 persen menjadi USD1,231.80 per ounce, setelah tenggelam di awal sesi ke level terendah sejak Agustus 2010. Logam mulia kini telah kehilangan lebih dari 10 persen, atau sekitar USD140 per ounce, sejak awal pekan lalu.

"Kami telah mendorong melewati level USD1,270 terlihat pekan lalu. Tingkat teknis kunci sehingga kita akan melalui sejumlah besar stop losses," kata Victor Thianpiriya, analis komoditas di Australia dan New Zealand Banking Group.

Data ekonomi AS yang kuat telah mendorong Fed mempertimbangkan pembelian obligasi pada akhir tahun ini hingga pertengahan 2014, menimbulkan kekhawatiran bahwa bank sentral di seluruh dunia akan menarik dukungan.

Data kepercayaan konsumen AS, kemarin, tercatat melonjak pada Juni ke level tertinggi dalam lebih dari lima tahun, sedangkan penjualan rumah keluarga baru AS naik ke level terkuat dalam hampir lima tahun pada Mei.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
32 menit yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
46 menit yang lalu
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
1 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
11 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
12 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
14 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved