BTL Nanggulan nyerah, tarif instalasi turun 80%

Kamis, 27 Juni 2013 - 11:21 WIB
BTL Nanggulan nyerah,...
BTL Nanggulan nyerah, tarif instalasi turun 80%
A A A
Sindonews.com – Biro Teknik Listrik (BTL) Nanggulan yang diduga mengintimidasi warga Wonotawang, Sidoharjo, Samigaluh karena mempersoalkan tarif pemasangan instalasi listrik, akhirnya menyerah. BTL rela menurunkan tarif hingga 80 persen.

Kepala BTL Nanggulan, Rusmanto mengatakan, persoalan tarif pemasangan instalasi listrik dengan warga Wonotawang telah selesai. BTL akhirnya sepakat hanya mengenakan tarif pemasangan instalasi Rp1,8 juta saja untuk daya 900 volt amphere (VA). Padahal sebelumnya dipatok Rp2,7 juta.

“Sudah selesai dan sepakat hanya Rp1,8 juta untuk daya 900 VA. Sekarang pemasangan instalasi sedang diproses. Dan saya juga dapat kompensasi untuk proses pengurusannya sejak awal sampai sekarang dipasang,” kata Rusmanto, Kamis (27/6/2013).

Menurut dia, tidak hanya soal harga, dari 40 KK yang ada di wilayah terisolasi itu, hanya 13 KK saja yang akan dikenai beban biaya. Sedangkan 27 KK sisanya dibebaskan karena mendapat bantuan dari program jaminan kesejahteraan masyarakat yang dikelola DPU.

“27 KK dapat subsidi dari program jamkesmas, tapi bukan jaminan kesehatan. Ini yang mengelola DPU untuk program listrik desa di wilayah pedalaman yang terisolir. Jadi nanti hanya 13 saja yang bayar,” terangnya.

Antok, salah satu warga mengakui persoalan dengan BTL sudah selesai. Tarif pemasangan instalasi listrik akhirnya turun hingga 80 persen setelah melalui polemik yang berkepanjangan. Kini, warga senang karena bisa menikmati aliran listrik yang diidamkan sejak lama.

“Kami juga berterima kasih kepada media yang sudah membantu kami. Tanpa dukungan media, mungkin tarif pemasangan juga tidak turun dan sampai sekarang kami belum bisa menikmati listrik,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved