Harga emas berjangka kembali merosot

Jum'at, 28 Juni 2013 - 19:42 WIB
Harga emas berjangka...
Harga emas berjangka kembali merosot
A A A
Sindonews.com - Setelah sempat naik, harga emas berjangka di perdagangan dunia turun ke level terendah dalam 34 bulan di New York, AS menuju kemerosotan kuartalan terburuk. Emas merosot 25 persen pada kuartal ini menuju penurunan terbesar setidaknya sejak 1975, dengan harga di London ditetapkan sebagai penurunan terbesar sejak 1920.

Sebelumnya, Ketua Fed Ben S Bernanke mengatakan, bank sentral dapat memperlambat program pembelian obligasi tahun ini. Ekonom berpendapat, data AS hari ini mungkin menunjukkan sentimen konsumen membaik dan aktivitas bisnis diperluas. Hal inilah yang mempengaruhi pasar komoditas.

Bullion tergelincir 28 persen tahun ini, ditetapkan sebagai penurunan tahunan terbesar sejak 1981, setelah reli dalam 12 tahun terakhir.

Di sisi lain, kurangnya percepatan inflasi dan meningkatnya kekhawatiran tentang kekuatan ekonomi global menyakiti perak, platinum dan paladium, yang digunakan lebih dalam daripada emas.

"Pemegang ETF masih menjual dan tidak ada yang ingin berada di emas," ujar Marc Ground, analis komoditas Standard Bank Plc, Johannesburg, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (28/6/2013).

"Kita memang melihat pembelian fisik datang dalam jumlah sedikit dan jika itu terus berlanjut akan memberikan dukungan," tambahnya.

Emas untuk pengiriman Agustus turun 0,8 persen menjadi USD1,201.40 per ounce pada pukul 07.39 di Comex, New York, setelah mencapai USD1,179.40, terendah sejak 2 Agustus 2010. Sementara Emas untuk pengiriman di London, naik 0,1 persen menjadi USD1,202.42.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved