Diserang tekanan jual, IHSG minus 41 poin
Senin, 01 Juli 2013 - 16:02 WIB
Diserang tekanan jual, IHSG minus 41 poin
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama pekan ini berakhir di zona merah setelah diserang aksi jual oleh investor asing. IHSG melemah 41,44 poin atau 0,86 persen ke level 4.777,45.
Pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 65,6 poin atau 1,36 persen ke level 4.753.30 dan pada sesi I melemah 33,57 poin atau 0,70 persen ke level 4.785,33.
Sementara pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat tajam 143,15 poin atau 3,06 persen ke level 4.818,90. Indeks LQ45 sore ini berakhir melemah 9,30 poin atau 1,16 persen ke level 794,70. Adapun Bursa di kawasan Asia mayoritas berhenti mayoritas naik.
Indeks Shanghai naik 16,04 poin atau 0,81 persen ke 1.995,24; indeks Nikkei 225 naik 175,18 poin atau 1,28 persen ke 13.852,50 dan Straits Times minus 7,06 poin atau 0,25 persen ke 3.143,51.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,74 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,09 miliar lembar saham. Transaksi jual asing mencapai 282,62 miliar. Tercatat sebanyak 114 saham menguat, 152 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Indeks sektor mayoritas minus, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor konsumer turun 2,19 persen, diikuti manufaktur melemah 1,95 persen. Sedangkan yang menguat sektor keuangan, naik 0,07 persen.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp51.300, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 ke Rp28.300 dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik Rp500 ke Rp11.000.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp100 ke Rp19.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp850 ke Rp23.600 dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp350 ke Rp10.900.
Pagi tadi, IHSG dibuka terkoreksi 65,6 poin atau 1,36 persen ke level 4.753.30 dan pada sesi I melemah 33,57 poin atau 0,70 persen ke level 4.785,33.
Sementara pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup menguat tajam 143,15 poin atau 3,06 persen ke level 4.818,90. Indeks LQ45 sore ini berakhir melemah 9,30 poin atau 1,16 persen ke level 794,70. Adapun Bursa di kawasan Asia mayoritas berhenti mayoritas naik.
Indeks Shanghai naik 16,04 poin atau 0,81 persen ke 1.995,24; indeks Nikkei 225 naik 175,18 poin atau 1,28 persen ke 13.852,50 dan Straits Times minus 7,06 poin atau 0,25 persen ke 3.143,51.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,74 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 5,09 miliar lembar saham. Transaksi jual asing mencapai 282,62 miliar. Tercatat sebanyak 114 saham menguat, 152 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Indeks sektor mayoritas minus, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor konsumer turun 2,19 persen, diikuti manufaktur melemah 1,95 persen. Sedangkan yang menguat sektor keuangan, naik 0,07 persen.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp700 menjadi Rp51.300, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp150 ke Rp28.300 dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik Rp500 ke Rp11.000.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp100 ke Rp19.600, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp850 ke Rp23.600 dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun Rp350 ke Rp10.900.
(rna)
Lihat Juga :