India tolak rencana investasi asing di MCX
Rabu, 03 Juli 2013 - 15:33 WIB
India tolak rencana investasi asing di MCX
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah India menolak proposal investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) dari komoditas pertukaran MCX, Multi Commodity Exchange of India Ltd (MCEI.BO) di Mumbai.
Dilansir dari Reuters, Rabu (3/7/2013), setelah melakukan pertemuan pada 14 Juni lalu, Dewan Promosi Investasi Asing (FIPB) menolak usulan dari pertukaran komoditas tersebut.
Diketahui, MCX sedang mencari post facto persetujuan FDI yang diterima sebelum penerbitan pedoman pemerintah untuk investasi luar negeri di bursa komoditas. Pedoman tersebut dikeluarkan pada 2008.
Diberitakan sebelumnya, India sendiri tengah melakukan reformasi pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan investasi asing langsung. Langkah tersebut sebagai upaya memacu arus masuk modal lebih besar, untuk mendorong perekonomian yang tengah lesu.
Menteri Keuangan India, P Chidambaram menyebutkan, pemerintah berada di tahap akhir menuju batas FDI di sejumlah sektor, termasuk pertahanan. Hal ini dalam upaya menarik arus modal luar negeri dan mempercepat proyek-proyek infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
"Pada Juni, Anda dapat mengharapkan sejumlah keputusan yang diambil dan dilaksanakan akan mempercepat reformasi serta memacu investasi di sektor-sektor penting," ujar Chindambaram.
Dilansir dari Reuters, Rabu (3/7/2013), setelah melakukan pertemuan pada 14 Juni lalu, Dewan Promosi Investasi Asing (FIPB) menolak usulan dari pertukaran komoditas tersebut.
Diketahui, MCX sedang mencari post facto persetujuan FDI yang diterima sebelum penerbitan pedoman pemerintah untuk investasi luar negeri di bursa komoditas. Pedoman tersebut dikeluarkan pada 2008.
Diberitakan sebelumnya, India sendiri tengah melakukan reformasi pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan investasi asing langsung. Langkah tersebut sebagai upaya memacu arus masuk modal lebih besar, untuk mendorong perekonomian yang tengah lesu.
Menteri Keuangan India, P Chidambaram menyebutkan, pemerintah berada di tahap akhir menuju batas FDI di sejumlah sektor, termasuk pertahanan. Hal ini dalam upaya menarik arus modal luar negeri dan mempercepat proyek-proyek infrastruktur yang sangat dibutuhkan.
"Pada Juni, Anda dapat mengharapkan sejumlah keputusan yang diambil dan dilaksanakan akan mempercepat reformasi serta memacu investasi di sektor-sektor penting," ujar Chindambaram.
(dmd)
Lihat Juga :