Sore ini, rupiah lanjutkan pelemahan
Rabu, 03 Juli 2013 - 16:24 WIB
Sore ini, rupiah lanjutkan pelemahan
A
A
A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ketiga pekan ini kembali terdepresiasi seiring dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Rabu (3/7/2013) melemah tipis 1 poin dari Rp9.940 per USD pada hari Selasa (2/7/2013) menjadi Rp9.941 per USD.
Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini berakhir melemah dari sebelumnya Rp9.935 per USD menjadi USD9,977 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup melemah 10 poin dr Rp9.923 per USD menjadi RP9.933 per USD, dengan kisaran harian Rp9.938-9.940 per USD.
Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, membaiknya data factory orders di Amerika Serikat (AS) semalam dibanding sebelumnya telah mengeskalasi dolar terhadap rupiah di tengah kesiagaan Bank Indonesia dalam mengawal pergerakan nilai tukar rupiah hari ini.
"Sentimen negatif setelah Bank dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di bawah 6 persen dari sebelumnya 6,2 persen turut berdampak pada tertekannya nilai tukar rupiah," kata Nurul dalam risetnya.
Posisi rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Rabu (3/7/2013) melemah tipis 1 poin dari Rp9.940 per USD pada hari Selasa (2/7/2013) menjadi Rp9.941 per USD.
Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah sore ini berakhir melemah dari sebelumnya Rp9.935 per USD menjadi USD9,977 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup melemah 10 poin dr Rp9.923 per USD menjadi RP9.933 per USD, dengan kisaran harian Rp9.938-9.940 per USD.
Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, membaiknya data factory orders di Amerika Serikat (AS) semalam dibanding sebelumnya telah mengeskalasi dolar terhadap rupiah di tengah kesiagaan Bank Indonesia dalam mengawal pergerakan nilai tukar rupiah hari ini.
"Sentimen negatif setelah Bank dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di bawah 6 persen dari sebelumnya 6,2 persen turut berdampak pada tertekannya nilai tukar rupiah," kata Nurul dalam risetnya.
(rna)