Jelang Hari Kemerdekaan, Wall Street berhasil rebound

Kamis, 04 Juli 2013 - 08:51 WIB
Jelang Hari Kemerdekaan,...
Jelang Hari Kemerdekaan, Wall Street berhasil rebound
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berhasil berbalik arah (rebound) tipis karena pendeknya jam perdagangan menyambut hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) pada Kamis dan rilis pasar tenaga kerja pada Jumat mendatang.

Tiga indeks utama di Bursa AS diperdagangkan dalam volume tipis, dimana sejumlah pelaku pasar sudah keuar dari pasar sebelum liburan Hari Kemerdekaan pada Kamis. Pasar saham AS ditutup pukul 01.00 waktu setempat dan akan kembali dibuka pada Jumat.

"Satu-satunya yang menjelaskan volatilitas di pasar adalah karena volume perdagangan ringan, sehingga rentan terhadap sentimen untuk membeli atau menjual. Ini mencerminkan bahwa volatilitas yang terjadi di pasar karena tidak banyak likuiditas," kata Direktur Seaport Securities Corp, Jason Weisberg seperti dilansir Reuters, Kamis (4/7/2013).

Sejumlah sentimen memberi imbas terhadap pasar saham, seperti naiknya pekerja sektor swasta pada Juni dan turunnya klaim pengangguran mingguan dan melambatnya pertumbuhan di sektor jasa serta defisit perdagangan AS. Sentimen lainnya datang dari Eropa dan Asia, seperti perlambatan pertumbuhan ekonomi di China dan ketegangan politik di Portugal dan Mesir.

Perdagangan sesi akhir, indeks Dow Jones ditutup naik 56,14 poin atau 0,38 persen menjadi 14.988,55; indeks S&P 500 naik 1,33 atau 0,08 persen menjadi 1.615,41 dan indeks Nasdaq bertambah 10,27 poin atau 0,30 persen menjadi 3.443,67.

Sekitar 3,37 miliar saham ditransaksikan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT. Angka tersebut di bawah volume rata-rata harian, yang mencapai 6,4 miliar sepanjang tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved