Menguat tipis, IHSG parkir di level 4.581
Kamis, 04 Juli 2013 - 16:01 WIB
Menguat tipis, IHSG parkir di level 4.581
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini berhasil mempertahankan posisinya di teritori hijau, meski belum mampu menembus level 4.600. IHSG sore ini menguat 4,78 poin atau 0,10 persen ke level 4.581,93.
Pagi tadi, IHSG dibuka berbalik arah (rebound) 37,66 poin atau 0,82 persen ke level 4.614,81 dipicu menguatnya Wall Street pada perdagangan semalam.
Penguatan berlanjut pada penutupan sesi I, dengan naik 41,91 poin atau 0,92 persen ke level 4.619,07. Sementara, IHSG kemarin anjlok 151,55 poin atau 3,20 persen ke level 4.577,15 dan menjadi indeks di kawasan Asia Pasifik dengan penurunan terdalam.
Indeks LQ45 sore ini bertambah 3,02 poin atau 0,40 persen ke level 758,33. Bursa di kawasan Asia mayoritas berhenti di teritori zona.
Indeks Shanghai naik 11,83 poin atau 0,59 persen ke 2.006,10; indeks Hang Seng melonjak 321,36 poin atau 1,60 persen ke 20.468,67; Nikkei 225 turun 36,63 poin atau 0,26 persen ke 14.018,93 dan Straits Times naik 20,36 poin atau 0,64 persen ke 3.149,64.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,99 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,75 miliar lembar saham. Transaksi jual asing mencapai 198,4 miliar. Tercatat sebanyak 133 saham menguat, 131 saham melemah dan 102 saham stagnan.
Indeks sektor mayoritas menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor infrastruktur yang naik 1 persen. Sedangkan yang turun adalah sektor agri, konsumer, industri dasar dan properti.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp100 ke Rp9.550, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 menjadi Rp49.000, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp350 ke Rp22.550.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp750 ke Rp17.350, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp150 ke Rp7.050 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp25 ke Rp4.600.
Pagi tadi, IHSG dibuka berbalik arah (rebound) 37,66 poin atau 0,82 persen ke level 4.614,81 dipicu menguatnya Wall Street pada perdagangan semalam.
Penguatan berlanjut pada penutupan sesi I, dengan naik 41,91 poin atau 0,92 persen ke level 4.619,07. Sementara, IHSG kemarin anjlok 151,55 poin atau 3,20 persen ke level 4.577,15 dan menjadi indeks di kawasan Asia Pasifik dengan penurunan terdalam.
Indeks LQ45 sore ini bertambah 3,02 poin atau 0,40 persen ke level 758,33. Bursa di kawasan Asia mayoritas berhenti di teritori zona.
Indeks Shanghai naik 11,83 poin atau 0,59 persen ke 2.006,10; indeks Hang Seng melonjak 321,36 poin atau 1,60 persen ke 20.468,67; Nikkei 225 turun 36,63 poin atau 0,26 persen ke 14.018,93 dan Straits Times naik 20,36 poin atau 0,64 persen ke 3.149,64.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,99 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,75 miliar lembar saham. Transaksi jual asing mencapai 198,4 miliar. Tercatat sebanyak 133 saham menguat, 131 saham melemah dan 102 saham stagnan.
Indeks sektor mayoritas menguat, dengan penguatan terbesar dipimpin sektor infrastruktur yang naik 1 persen. Sedangkan yang turun adalah sektor agri, konsumer, industri dasar dan properti.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp100 ke Rp9.550, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp450 menjadi Rp49.000, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp350 ke Rp22.550.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp750 ke Rp17.350, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp150 ke Rp7.050 dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp25 ke Rp4.600.
(rna)
Lihat Juga :