Menteri PU resmikan jalan lingkar timur Cianjur

Jum'at, 05 Juli 2013 - 21:54 WIB
Menteri PU resmikan...
Menteri PU resmikan jalan lingkar timur Cianjur
A A A
Sindonews.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto meresmikan selesainya pembangunan Jalan Lingkar Timur (JLT) sepanjang 7,45 kilometer yang terbentang dari Rawa Bango Kecamatan Karangtengah hingga Jalan Perintis Kemerdekaan (Jebrod) Pasir Hayam, Jumat 5/7/2013).

Pembangunan JLT tersebut menghabiskan dana mencapai Rp90,981 miliar, bersumber dari APBN tahun anggaran 2009 dan bantuan Bank Dunia dengan kontrak pelaksanaan secara bertahap.

Djoko mengatakan, dengan diresmikannya JLT tersebut, maka diharapkan bisa mengurai kemacetan kendaraan serta mempersingkat aksesbilitas dari Cianjur menuju Sukabumi. “Dengan berfungsinya JLT diharapkan mempermudah aksesbilitas dan jarak tempuh dari Cianjur ke Sukabumi,” katanya.

Menurut dia, pembangunan JLT bisa menghubungkan Cianjur-Sukabumi tanpa harus melalui pusat kota. “Jaringan jalan memegang peranan penting sebagai urat nadi perekonomian nasional dan sekaligus berfungsi menyatukan antarwilayah,” ujarnya.

Djoko juga mengatakan, jaringan jalan akan memfasilitasi tertatanya struktur pusat-pusat kegiatan di kota-kota besar termasuk interdependensi antara kota inti dan kota-kota satelit di sekitarnya, sehingga mobilitas arus barang dan jasa dapat berjalan efektif. “Mari kita jadikan JLT ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

JLT tersebut, memiliki lebar 2x3,875 meter untuk jalur utama dan 2x2 meter untuk bahu jalan. Waktu pengerjaan selama 820 hari yang kontruksinya dikerjakan PT Yasa Patria Perkasa dibawah pengawasan dan kordinasi Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jabar.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah empat Banten DKI dan Jabar, Bambang Hartadi mengatakan, akan meningkatkan status jalur lintas selatan. Jalan lintas selatan yang diperkirakan sepanjang 320 km itu akan menjadi jalan nasional.

“Berdasarkan intruksi presiden jalan lintas selatan harus segera selesai tahun ini. Dan untuk tahun depan sudah tidak ada anggaran lagi. Nantinya jalan ini akan menggunakan ukuran standar nasional,” katanya.

Jelas dia, pihaknya kini terus melakukan pembebasan tanah yang diperlukan sebagai pelebaran jalan lintas selatan. Pasalnya, di sebagian wilayah di Selatan masih banyak jalan yang standar jalan desa.

“Misalnya dari Cidaun ke Sindangbarang atau dari Cidaun sampai ke Pameungpeuk itu jalannya masih sempit. Dan sektiar lima kilometer merupakan tanah milik perhutani. Karena itu akan ada upaya lain,” ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved