Cadangan devisa bukan hanya untuk jaga rupiah
Sabtu, 06 Juli 2013 - 19:43 WIB
Cadangan devisa bukan hanya untuk jaga rupiah
A
A
A
Sindonews.com - Kepala ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti mengingatkan Bank Indonesia (BI) cadangan devisa bukan hanya digunakan untuk menjaga mata uang rupiah.
"Di satu sisi saya melihat ini bentuk konsistensi dan komitmen BI dalam menjaga currency karena tekanan dolar sangat tinggi, belum lagi capital outflow, dan repatriasi income yang semuanya menumpuk di periode Juni," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (6/7/2013).
"Tapi, di sisi lain BI ke depan harus memikirkan instrumen lain, seperti bauran kebijakan BI. Ke depan akan lebih bijak seperti itu," lanjutnya.
Meski demikian, Destry melihat angka cadangan devisa USD98,1 miliar atau setara dengan 5,4 bulan impor ini masih tergolong aman.
"Kalau dilihat secara internasional ini masih aman, threshold-nya (batas) sendiri kan 3 bulan impor. Kalau cadangan devisa kita terus menerus turun hingga USD60 miliar, baru BI harus kembali intervensi," jelas Destry.
"Di satu sisi saya melihat ini bentuk konsistensi dan komitmen BI dalam menjaga currency karena tekanan dolar sangat tinggi, belum lagi capital outflow, dan repatriasi income yang semuanya menumpuk di periode Juni," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (6/7/2013).
"Tapi, di sisi lain BI ke depan harus memikirkan instrumen lain, seperti bauran kebijakan BI. Ke depan akan lebih bijak seperti itu," lanjutnya.
Meski demikian, Destry melihat angka cadangan devisa USD98,1 miliar atau setara dengan 5,4 bulan impor ini masih tergolong aman.
"Kalau dilihat secara internasional ini masih aman, threshold-nya (batas) sendiri kan 3 bulan impor. Kalau cadangan devisa kita terus menerus turun hingga USD60 miliar, baru BI harus kembali intervensi," jelas Destry.
(dmd)
Lihat Juga :