Awal pekan, IHSG dibanjiri sentimen positif
Senin, 08 Juli 2013 - 08:02 WIB
Awal pekan, IHSG dibanjiri sentimen positif
A
A
A
Sindonews.com - Positifnya sentimen di pasar saham Amerika Serikat (AS) terutama untuk pasar berjangkanya jelang libur kemerdekaan AS dan menghijaunya pasar saham Eropa pasca pertemuan ECB yang mempertahankan suku bunga rendahnya serta sentimen positif lainnya dari Portugal dan Mesir secara tidak langsung berimbas positif pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
"Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.550-4.595 dan resistance 4.652-4.663," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Senin (8/7/2013).
Berpola menyerupai homing pigeon di bawah middle bollinger bands (MBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak turun terbatas menuju area oversold.
"Dengan masih adanya sentimen positif diharapkan dapat membantu IHSG untuk tetap di area hijaunya. Begitupun dengan rilis data-data ekonomi dari China diharapkan bisa berikan imbas positif," tegas Dia.
Laju bursa saham Asia yang turut menghijau juga memberikan kontribusi positif bagi IHSG meskipun kenaikan yang terjadi masih terbatas.
Meski asing masih doyan jualan dan terdapat penurunan valuasi terhadap pasar modal Indonesia dari Morgan Stanley, nyatanya IHSG tetap mampu bertahan di zona hijaunya. Pelaku pasar pun memanfaatkan rendahnya harga saham untuk kembali trading.
Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menyentuh level 4.647,27 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.581,89 (level terendahnya) jelang akhir sesi 1 dan berakhir di level 4.602,81.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
"Pada perdagangan hari ini, diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.550-4.595 dan resistance 4.652-4.663," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Senin (8/7/2013).
Berpola menyerupai homing pigeon di bawah middle bollinger bands (MBB). MACD masih turun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic masih bergerak turun terbatas menuju area oversold.
"Dengan masih adanya sentimen positif diharapkan dapat membantu IHSG untuk tetap di area hijaunya. Begitupun dengan rilis data-data ekonomi dari China diharapkan bisa berikan imbas positif," tegas Dia.
Laju bursa saham Asia yang turut menghijau juga memberikan kontribusi positif bagi IHSG meskipun kenaikan yang terjadi masih terbatas.
Meski asing masih doyan jualan dan terdapat penurunan valuasi terhadap pasar modal Indonesia dari Morgan Stanley, nyatanya IHSG tetap mampu bertahan di zona hijaunya. Pelaku pasar pun memanfaatkan rendahnya harga saham untuk kembali trading.
Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menyentuh level 4.647,27 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.581,89 (level terendahnya) jelang akhir sesi 1 dan berakhir di level 4.602,81.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Lihat Juga :