IHSG masih berada dalam tren bearish

Selasa, 09 Juli 2013 - 08:17 WIB
IHSG masih berada dalam...
IHSG masih berada dalam tren bearish
A A A
Sindonews.com - Kombinasi faktor menguatnya Dow Jones selama tiga hari sebesar 1,95 persen dan perkiraan pertumbuhan ekonomi di Semester I/2013 sebesar 6,1 persen disertai tingkat inflasi sampai semester I sebesar 5,9 persen di tengah ekspektasi kenaikan BI rate 25 basis poin di hari Kamis mendatang akan mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.

Namun demikian, Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang menyebutkan, positifnya sejumlah sentimen yang ada ternyata tidak didukung oleh proyeksi secara teknikal yang justru menunjukkan tren bearish atau pelemahan.

"IHSG akan bergerak di kisaran 4.384-4.531. Pola black marubozu terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish reversal," kata Edwin, Selasa (9/7/2013).

Padahal dari luar negeri, kombinasi meningkatnya US consumer credit bulan Mei sebesar USD19,6 miliar menjadi USD2,8 triliun atau tertinggi sepanjang 2013 dan lebih tinggi dari konsensus analis sebesar USD12,5 miliar, serta lebih bagusnya pertumbuhan keuntungan emiten penghasil alumunium, Alcoa secara kuartalan menjadi faktor pendorong Dow Jones kembali menguat.

Penguatan Dow Jones yang terjadi di hari ketiga sebesar 88,85 poin (0,59 persen) ditutup pada level 15.224,69, sehingga selama tiga hari berturut-turut Dow Jones menguat 292,28 poin (1,95 persen), diiringi penurunan The Vix 0,74 persen ditutup pada level 14,78.

Di awal musim rilis laporan keuangan Q2/2013, analis memperkirakan emiten yang tergabung dalam indeks S&P 500 akan tumbuh 2,9 persen dibandingkan kuartal II/2012, tetapi ini lebih rendah dari pertumbuhan laba bersih emiten di Q1/2013 sebesar 5,4 persen.

"Jika pemerintah mampu memompa penyerapan belanja negara, diantaranya dengan mempermudah prosedur pencairan anggaran dengan simplifikasi dokumen pencairan anggaran serta mempermudah aturan investasi guna mendorong masuknya investasi ke Indonesia, maka target pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,3 persen di 2013 berpotensi tercapai," tutup Edwin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Berita Terkini
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
32 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
47 menit yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
1 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved