Tunggakan pembayaran raskin Garut capai Rp2,57 M

Selasa, 09 Juli 2013 - 14:40 WIB
Tunggakan pembayaran...
Tunggakan pembayaran raskin Garut capai Rp2,57 M
A A A
Sindonews.com - Kepala Sub Divre Bulog Ciamis (Priangan), Dindin Syamsudin menyebutkan, Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah penunggak pembayaran raskin tertinggi di wilayah Priangan. Tunggakan raskin yang mesti dibayarkan oleh Garut mencapai Rp2,57 miliar.

“Dari realisasi DO sebanyak 15.232.890 kg beras atau senilai Rp24.372.624.000, Garut baru membayar Rp21.793.051.000. Jadi masih menunggak Rp2,5 miliar. Tunggakan ini merupakan jumlah yang paling tinggi untuk wilayah Priangan,” kata Didin di Garut, Selasa (9/7/2013).

Ia membeberkan beberapa tunggakan serupa untuk raskin daerah lain di wilayah Priangan. Tunggakan raskin Kota Tasikmalaya sebesar Rp253,9 juta, Kabupaten Tasikmalaya Rp1,18 miliar, Kota Banjar Rp697 juta, dan Kabupaten Ciamis Rp1,14 miliar.

“Dengan penerima raskin di Garut sebanyak 182.239 kk (kepala keluarga), Garut menjadi penunggak paling tinggi dari daerah lain di Priangan,” ucapnya.

Menurut Dindin, tunggakan pembayaran memengaruhi lamanya waktu raskin disimpan di dalam gudang. Sedangkan lamanya waktu penyimpanan bagi beras untuk tetap berada di kualitas normal adalah antara 3 hingga 4 bulan.

“Karena menunggak, raskin jadi tertahan di gudang selama enam bulan lebih. Memang, sebenarnya batas waktu paling lama untuk beras masih bisa dikonsumsi adalah bila disimpan dalam waktu satu tahun. Beras masih layak, namun warnanya berubah," jelasnya.

"Jadi sebenarnya mudah saja, bila ingin raskin tetap berkualitas normal, maka jangan menunggak. Bila pembayaran lancar, paling beras hanya tersimpan di gudang satu atau dua bulan saja. Dengan menunggak pembayaran, raskin yang harusnya segera dibagikan malah jadi tersimpan lebih lama,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Iman Alirahman mengaku telah menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di wilayah Garut untuk segera melunasi pembayaran raskin. Ia optimis, tingginya laju tunggakan raskin Garut dapat segera ditekan.

“Saya kira itu bukan tunggakan, tapi keterlambatan pelunasan saja. Saya sudah instruksikan kepada seluruh camat dan kepala desa untuk segera melunasi bila memang macetnya pembayaran raskin ini berada di masyarakat miskin,” tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Beras Meroket,...
Harga Beras Meroket, Berpotensi Munculkan Kaum Miskin Baru
Harga Beras Terus Melonjak,...
Harga Beras Terus Melonjak, PKS: Berdampak Serius Bagi Masyarakat
10 Negara Termiskin...
10 Negara Termiskin di Dunia, Anehnya Mayoritas Justru Kaya Tambang Minyak dan Emas
Tambah Beban Warga Miskin,...
Tambah Beban Warga Miskin, Beras Bansos Berkualitas Buruk Harus Ditarik
Harga Beras Mahal, Ratusan...
Harga Beras Mahal, Ratusan Emak-emak di Madina Rela Antre di Kantor Pos
Minta Pemda Rajin Pantau...
Minta Pemda Rajin Pantau Harga Beras di Pasar, Mendag: Naik Rp10 Saja Berdampak ke Warga Miskin
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
1 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
4 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
14 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
15 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved