OECD: Pengangguran di zona euro lebih buruk

Selasa, 09 Juli 2013 - 20:27 WIB
OECD: Pengangguran di...
OECD: Pengangguran di zona euro lebih buruk
A A A
Sindonews.com - Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, OECD melaporkan tingkat pengangguran di zona euro pada Mei 2013 memburuk, jauh dari tingkat keseluruhan 8,0 persen di negara-negara maju.

Dilansir dari AFP, Selasa (9/7/2013), tingkat pengangguran di negara-negara OECD adalah 8,0 persen, pada tiga bulan terakhir. Tapi di zona euro naik tipis menjadi 12,2 persen, sebagai tingkat tertinggi selama 20 tahun.

Secara keseluruhan, pada Mei sebanyak 48,5 juta orang tanpa pekerjaan di 34 negara anggota OECD. Ini berarti terjadi penambahan 100.000 orang dari total pengangguran bulan sebelumnya.

Tercatat, sebanyak 13,8 juta orang telah bergabung dalam pengangguran sejak Juli 2008, saat krisis keuangan dimulai.

OECD melihat kesenjangan antara rata-rata tingkat pengangguran dan situasi di zona euro telah melebar menjadi 4,2 persen dari 1,7 persen pada Juli 2008.

OECD menyoroti kinerja ekonomi terkemuka lainnya pada Mei, Amerika Serikat (AS) naik sebesar 0,1 persentase poin menjadi 7,6 persen. Kanada jatuh dalam jumlah yang sama 7,1 persen. Sementara tingkat pengangguran di Jepang stabil 4,1 persen.

Meski demikian, OECD menyimpan data pengangguran Juni untuk AS dan Kanada stabil.

Prospek bagi kaum muda sedikit meningkat. Di mana tingkat pengangguran OECD untuk pemuda pada Mei, turun sebesar 0,1 persentase poin dari April 16,3 persen.

OECD juga menyebutkan, satu orang kaum muda dari tiga yang mampu bekerja menganggur di Italia, Portugal dan Republik Slovakia. Sementara lebih dua orang dari tiga yang mampu bekerja di Yunani dan Spanyol, tanpa pekerjaan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
Mengapa Jerman Dijuluki...
Mengapa Jerman Dijuluki sebagai The Sickman of Europe?
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
11 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved