Beban fiskal meningkat, jumlah PBI ditekan

Rabu, 10 Juli 2013 - 12:38 WIB
Beban fiskal meningkat,...
Beban fiskal meningkat, jumlah PBI ditekan
A A A
Sindonews.com - Akibat banyaknya anggaran yang telah digunakan untuk program perlindungan sosial lain seperti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dan beras untuk rakyat miskin (Raskin), menyebabkan jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam BPJS kesehatan menjadi minim.

Peserta PBI tercatat hanya sebanyak 86,4 juta orang. Sementara dari Pendataan Program Perlindungan Sosial 2011 (PPLS) yang ditetapkan DPR sebanyak 96,7 juta orang.

Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar mengatakan, penetapan peserta sebanyak 86,4 juta orang tersebut ditetapkan berdasarkan anggaran pemerintah yang tidak mencukupi akibat banyaknya pengeluaran pemerintah untuk program perlindungan sosial lain..

"86,4 juta jiwa itu kan masuk ke dalam program Jaskesmas. Untuk membantu penduduk miskin lainnya, maka ada program-program lain yang dibagi dalam bentuk BLSM dan raskin," ujar Mahendra di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Kendati demikian, Mahendra mengakui tidak menafik keakuratan data jumlah penduduk miskin yang disebutkan dalam data PPLS sebanyak 96,7 juta orang karena telah didasarkan pada acuan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Namun demikian, dengan adanya beban pengeluaran lain tersebut, menyebabkan pihaknya menganggap bahwa jumlah 86,4 juta orang tersebut merupakan angka yang rasional karena pemerintah juga harus menekan beban fiskal pemerintah.

"Basis yang kerap dipakai untuk menentukan jumlah penduduk miskin atau hampir miskin dan sangat miskin, itu menggunakan survey secara berkala oleh BPS. Survey terakhir mencakup 96,7 juta jiwa. Tapi Ada beban fiskal yang mesti dijaga pemerintah ke depan. Sehingga anggaran yang keluar harus tetap terjaga," tegas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
14 menit yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
30 menit yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
56 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 jam yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved