Kasus Indosat-IM2 buat industri telekomunikasi kacau

Rabu, 10 Juli 2013 - 16:40 WIB
Kasus Indosat-IM2 buat...
Kasus Indosat-IM2 buat industri telekomunikasi kacau
A A A
Sindonews.com - Kalangan pengamat memandang Hakim pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam menyelesaikan perkara kasus kerja sama Indosat-IM2 hanya didasarkan pandangan sempit bahwa terdakwa korupsi pasti bersalah.

“Fakta persidangan sama sekali tidak dilihat hakim. Ada stigma masyarakat bahwa terdakwa korupsi memang harus bersalah, jadi lebih mudah bagi hakim untuk memutuskan terdakwa bersalah,” ujar pengamat hukum dari Universitas Trisakti, Dian Andriawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Rabu (10/7/2013).

Dia mengaku sangat kecewa, karena sejumlah oknum hakim Tipikor pada berbagai kasus persidangan kerap mengabaikan keterangan saksi-saksi dan ahli.

Padahal, lanjut dia, dari keterangan pengamat dan ahli itu ditemukannya keadilan dan kebenaran. "Yang menjadi masalah saat ini ketika hakim salah dalam menghukum tidak pernah diperiksa Komisi Yudisial, sedangkan yang membebaskan justru diperiksa," sambung dia.

Dalam keterangan yang sama, Ketua Masyarakat Telekomunikasi (Mastel) Setyanto P Santosa mengatakan, bahwa dalam menetapkan putusannya, hakim hanya meniru persis apa yang diucapkan oleh JPU dalam proses persidangan, sehingga mengakibatkan putusan yang diambil menjadi tidak netral. "Hakim ini copy paste saja dari JPU," katanya.

Dengan adanya putusan bersalah, dirinya menganggap, akan membuat iklim investasi di industri telekomunikasi Indonesia menjadi kacau. "Untuk ekonomi pasti investor akan ragu dalam berinvestasi, kawan-kawan sekarang mitranya Indosat saja sekarang sudah ragu," terang dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terdampak Pandemi, Indosat...
Terdampak Pandemi, Indosat Rugi Rp457 Miliar di Kuartal III
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
Dihajar COVID-19, Kinerja...
Dihajar COVID-19, Kinerja Indosat Ooredoo Diklaim Tetap Tumbuh
Indosat (ISAT) Bagi...
Indosat (ISAT) Bagi Dividen Rp2,06 Triliun di Akhir Bulan, Catat Jadwalnya
Haloo! Indosat Bagi...
Haloo! Indosat Bagi Dividen Rp2,06 Triliun, BUMN Dapat Berapa?
Internet Membantu Anak...
Internet Membantu Anak Muda Indonesia tetap Semangat di saat Pandemik
Berita Terkini
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
30 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved