BoJ puas dengan pelonggaran moneter

Kamis, 11 Juli 2013 - 14:40 WIB
BoJ puas dengan pelonggaran...
BoJ puas dengan pelonggaran moneter
A A A
Sindonews.com - Bank Sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) mengungkapkan akan mempertahankan program kebjakan moneter besar. Mereka juga meningkatkan penilaian ekonomi, menggunakan kata "sembuh" untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun.

BoJ, yang meluncurkan skema pembelian obligasi besar-besaran pada April lalu, mengatakan, prospek perekonomian nomor tiga dunia itu sedang naik, seperti pencerahan pada aktivitas perusahaan dan kenaikan belanja konsumen.

"Ekonomi Jepang mulai pulih moderat," kata bank sentral dalam sebuah pernyataan usai pertemuan kebijakan dua hari, seperti dilansir AFP, Kamis (11/7/2013).

Komentar itu, dipandang sebagai kedudukan kuat dari penilaian sebelumnya, bahwa ekonomi telah mengambil. "Berkenaan dengan prospek ekonomi Jepang diperkirakan akan pulih cukup di bagian belakang permintaan domestik dan dorongan ekonomi di luar negeri," tegas BoJ.

Pernyataan tersebut menunjukkan terjadi peningkatan pada bisnis dan investasi publik, konsumsi swasta, produksi industri, serta ekspor.

Anggota dewan BoJ sedikit menyesuaikan perkiraan pertumbuhan dari rata-rata median di angka 2,8 persen, pada kisaran 2,5-3,0 persen pertumbuhan. Pada April lalu, perkiraan rata-rata mereka adalah pertumbuhan 2,9 persen, antara 2,4-3,0 persen pertumbuhan.

Bank sentral mengatakan tingkat pertumbuhan dan inflasi diperkirakan akan bergerak secara luas sejalan dengan perkiraan April.

Kepercayaan bisnis produsen terbesar di Jepang juga melonjak dalam tiga bulan terakhir, sebuah survei bank sentral yang dipantau cermat pada Juli, merupakan tanda terbaru dorongan perekonomian.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Inflasi Jepang Tembus...
Inflasi Jepang Tembus 4%, Pecah Rekor Pertama Sejak 1981
Berita Terkini
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
3 menit yang lalu
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
26 menit yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
58 menit yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
2 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved