Harga emas dunia akan kembali naik pada 2014-2015

Kamis, 11 Juli 2013 - 16:10 WIB
Harga emas dunia akan...
Harga emas dunia akan kembali naik pada 2014-2015
A A A
Sindonews.com - Kelompok Bank Australia dan Selandia Baru Ltd (ANZ) mengungkapkan, emas mungkin akan kembali mendapatkan keuntungan pada 2014-2015, setelah bank sentral meningkatkan kepemilikan dan investor melihat diversifikasi aset di tengah ketidakpastian global.

Dilansir dari Bloomberg, Kamis (11/7/2013), analis yang dipimpin kepala ekonom ANZ, Warren Hogan dalam laporan emailnya mengatakan, bullion bisa mencapai USD1.300 per ounce pada akhir tahun, mendapat USD1.400 pada tahun depan dan USD1.500 pada 2015.

Namun, mereka melihat masih akan ada penurunan lebih lanjut untuk harga pada jangka pendek, di saat aksi jual mendekati akhir.

Pernyataan ini kontras dengan perkiraan penurunan dari bank lain, termasuk Goldman Sachs Group Inc, yang mengatakan harga akan mencapai USD1.050 pada akhir 2014. Sementara Credit Suisse Group AG memprediksi USD1.150 dalam waktu sekitar 12 bulan dan Danske Bank A/S melihatUSD1.000 dalam tiga bulan.

Bullion merosot 23 persen tahun ini karena beberapa investor kehilangan kepercayaan terhadap logam sebagai penyimpan nilai dan aset dalam produk yang diperdagangkan di bursa emas didukung jatuh setelah Federal Reserve AS pada Juni mengatakan, mungkin mengurangi pembelian aset.

"Kami berharap langkah likuidasi posisi emas mereda atau bahkan berbalik pada tahun depan. Pasar bank sentral akan tetap muncul sebagai akumulator emas jangka menengah hingga jangka panjang," kata ANZ.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
22 menit yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
54 menit yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
2 jam yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
11 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
12 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved