BNI berhasil rangkul 44 KKKS

Kamis, 11 Juli 2013 - 17:24 WIB
BNI berhasil rangkul...
BNI berhasil rangkul 44 KKKS
A A A
Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) semakin berperan aktif dalam mendukung sektor migas nasional melalui pengelolaan cash management, pembiayaan kepada vendor atau pembiayaan rantai pasokan migas, pengelolaan dana ASR (Abandonment & Site Restoration), e-tax, paying agent, dan trustee service.

Pada pelayanan jasa-jasa perbankan tersebut, BNI unggul di industri perbankan nasional saat ini. Hingga Juni 2013, jumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas yang bereksplorasi mencapai 178 KKKS, dan yang sudah berproduksi sebanyak 76 KKKS. Dari seluruh KKKS yang berproduksi, 44 KKKS diantaranya sudah menjadi nasabah BNI.

Wakil Dirut BBNI, Felia Salim mengatakan, keunggulan perseroan yaitu dengan kepercayaan KKKS kepada BNI ditandai berbagai faktor. Saat ini, BNI melalui cabang luar negerinya di Singapura telah menjadi bank pertama di Indonesia yang memberikan layanan trustee atau jasa penitipan.

"Jasa ini langsung dimanfaatkan pelaku industri migas Indonesia yang memang membutuhkan layanan trust. Dalam hal ini pengelola Blok Mahakam menjadi nasabah pertama layanan trust BNI," ujar Felia dalam keterangan persnya, Kamis (11/7/2013).

Dia mengatakan, pengelola Blok Mahakam, yaitu PT Pertamina (Persero), Total E&P Indonesie, dan INPEX Corporation, menggunakan jasa trustee melalui kantor cabang BNI di Singapura.

"Kantor cabang BNI di Singapura merupakan satu-satunya bank asal Indonesia yang telah mendapatkan full bank license dari otoritas bank sentral di Singapura," ujarnya.

Layanan trust oleh BNI ini secara resmi ditandatangani antara BNI dengan PT Pertamina (Persero), Total E&P Indonesie, dan INPEX Corporation di Jakarta pada 25 Februari 2013 dan disaksikan Kepala SKK Migas dan Direktur Bank Indonesia.

Sementara, penunjukan BNI melalui kantor cabang BNI di Singapura sebagai Trustee telah ditunjuk pengelola Blok Mahakam sejak September 2011. Langkah ini dinilai telah memberikan daya dorong kepada BI untuk menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang Trustee pada akhir 2012 terkait dengan Devisa Hasil Ekspor.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Dalam Semalam, 100 Drone...
Dalam Semalam, 100 Drone Ukraina Berhasil Jatuh di Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved