Akhir pekan, IHSG diprediksi lanjutkan penguatan
Jum'at, 12 Juli 2013 - 08:15 WIB
Akhir pekan, IHSG diprediksi lanjutkan penguatan
A
A
A
Sindonews.com - Kenaikan tiba-tiba suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) disikapi serius oleh pasar di tengah menguat tajamnya Dow Jones semalam. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren bullish-nya pada perdagangan terakhir pekan ini.
"IHSG akan berada pada kisaran 4.531-4.694. Pola two white soldiers di area oversold terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation," ujar Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (12/7/2013).
Di sisi lain, setelah dikejutkan Bank Indonesia dengan kenaikan tiba-tiba BI rate sebesar 50 basis poin menjadi 6,5 persen dan kenaikan LTV untuk kepemilikan kedua atau ketiga atas rumah dan apartemen, saat ini analis sedang menghitung berapa besar dampaknya atas pertumbuhan ekonomi 2013 secara umum serta IHSG khususnya.
Perhatian analis terutama tertuju pada potensi penurunan pendapatan emiten sektor properti khususnya yang bergerak atas penyediaan rumah dan apartemen serta seberapa besar dampaknya atas penurunan interest margin dan interest income untuk emiten perbankan serta seberapa besar kenaikan cost of fund perbankan.
"Maka Jumat ini, IHSG saya perkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikannya di tengah dugaan huge short covering di Wall Street yang akan menghadapi real challenge minggu depan ketika market men-digest isi the Humphrey-Hawkins Testimony," tandas Edwin.
Dovish statement Gubernur The Fed Ben Bernanke mengenai lanjutan dukungan atas paket stimulus menjadi faktor pendorong Dow Jones menguat tajam sebesar 169,26 poin (1,11 persen) ditutup pada level 15.460,92,
Level tersebut merupakan level tertinggi sepanjang masa Dow Jones, diiringi pelemahan The Vix sebesar 1,41 persen ditutup pada level 14,01.
Kondisi tersebut terjadi di tengah kenaikan weekly jobless claim sebesar 16 ribu unit menjadi total 360 ribu (di atas ekspektasi ekonomi sebesar 340 ribu unit) dan turunnya data import and export prices bulan Juni.
"IHSG akan berada pada kisaran 4.531-4.694. Pola two white soldiers di area oversold terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation," ujar Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (12/7/2013).
Di sisi lain, setelah dikejutkan Bank Indonesia dengan kenaikan tiba-tiba BI rate sebesar 50 basis poin menjadi 6,5 persen dan kenaikan LTV untuk kepemilikan kedua atau ketiga atas rumah dan apartemen, saat ini analis sedang menghitung berapa besar dampaknya atas pertumbuhan ekonomi 2013 secara umum serta IHSG khususnya.
Perhatian analis terutama tertuju pada potensi penurunan pendapatan emiten sektor properti khususnya yang bergerak atas penyediaan rumah dan apartemen serta seberapa besar dampaknya atas penurunan interest margin dan interest income untuk emiten perbankan serta seberapa besar kenaikan cost of fund perbankan.
"Maka Jumat ini, IHSG saya perkirakan masih berpeluang melanjutkan kenaikannya di tengah dugaan huge short covering di Wall Street yang akan menghadapi real challenge minggu depan ketika market men-digest isi the Humphrey-Hawkins Testimony," tandas Edwin.
Dovish statement Gubernur The Fed Ben Bernanke mengenai lanjutan dukungan atas paket stimulus menjadi faktor pendorong Dow Jones menguat tajam sebesar 169,26 poin (1,11 persen) ditutup pada level 15.460,92,
Level tersebut merupakan level tertinggi sepanjang masa Dow Jones, diiringi pelemahan The Vix sebesar 1,41 persen ditutup pada level 14,01.
Kondisi tersebut terjadi di tengah kenaikan weekly jobless claim sebesar 16 ribu unit menjadi total 360 ribu (di atas ekspektasi ekonomi sebesar 340 ribu unit) dan turunnya data import and export prices bulan Juni.
(rna)
Lihat Juga :