Kelanjutan pengelolaan Blok Mahakam belum jelas

Jum'at, 12 Juli 2013 - 12:13 WIB
Kelanjutan pengelolaan...
Kelanjutan pengelolaan Blok Mahakam belum jelas
A A A
Sindonews.com - Pemerintah tampaknya masih belum serius mengkaji langkah tindak lanjut pengelolaan Blok Mahakam setelah kontrak kerja sama berakhir pada tahun 2017 mendatang.

Pasalnya, hingga saat ini pemerintah masih belum memastikan kapan putusan perihal tindak lanjut pengelolaan blok minyak dan gas (migas) tersebut masih belum juga menunjukkan titik terang.

Saat disingung tentang perkembangan kajian tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik justru tidak menyebutkan kapan target kajian tersebut akan segera diputuskan.

"Tahun ini kan masih panjang. Kita lihat nanti masih ada tahun ini, masih ada tahun depan," ujar Jero di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/7/2013).

Kendati tidak menafik bahwa kewenangan tersebut sepenuhnya ada di tangan Kementerian ESDM, namun Jero mengaku kajian yang dilakukan pihaknya masih belum rampung sepenuhnya, sehingga masih memerlukan waktu sebelum akhirnya diputuskan.

Namun demikian, dirinya memastikan bahwa porsi hak pengelolaan Blok Mahakam oleh nasional akan ditingkatkan. "Porsinya tentu akan kita tingkatkan. Masa mau nol persen terus," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menegaskan, pengelolaan Blok Mahakam pasti diserahkan ke perusahaan nasional, PT Pertamina (Persero).

Pertamina harus mengelola Blok Mahakam setelah kontrak kerja sama berakhir. Namun pengelolaannya tidak dapat dilakukan sendiri karena ada lima tahun terakhir dan lima tahun setelahnya yang harus diamankan secara teknis agar tidak terjadi penurunan produksi.

Jika dalam lima tahun pertama setelah kontrak kerja sama berakhir, PT Total tetap menjadi operatornya, Kementerian ESDM menegaskan semata-mata bertujuan untuk me-leading. Setelah itu, baru hak pengelolaan bisa sepenuhnya dilakukan oleh PT Pertamina.

Perlu diketahui, PT Total telah mengelola Blok Mahakam sejak 31 Maret 1967 untuk 30 tahun. Ketika kontrak pertama berakhir pada 1997, perusahaan asal Perancis itu mendapat perpanjangan kontrak selama 20 tahun hingga 2017.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kelola 2 Blok Migas...
Kelola 2 Blok Migas Raksasa, Pengamat: Pertamina Menjawab Keraguan
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi...
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi Pamer Bisa Rebut Freeport hingga Blok Mahakam
Cari Cadangan Ekonomis,...
Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X
Topang Produksi WK Mahakam,...
Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Pemerintah Berikan Banyak...
Pemerintah Berikan Banyak Insentif untuk Blok Mahakam
Gandeng Eni, Pertamina...
Gandeng Eni, Pertamina Resmi Kelola Blok Peri Mahakam
Berita Terkini
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
13 menit yang lalu
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
42 menit yang lalu
Danantara Mulai Merger...
Danantara Mulai Merger BUMN Sekuritas, Mandiri hingga BNI Sekuritas Dilebur
50 menit yang lalu
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
1 jam yang lalu
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
2 jam yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
2 jam yang lalu
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved