SPBU sulit dibangun, Karimunjawa akan bangun APMS

Jum'at, 12 Juli 2013 - 13:08 WIB
SPBU sulit dibangun,...
SPBU sulit dibangun, Karimunjawa akan bangun APMS
A A A
Sindonews.com - Wakil Bupati Jepara, Subroto mengatakan, ke depan pihaknya tetap berupaya agar ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) khusus nelayan yang dibangun di Karimunjawa.

Sebab pola distribusi BBM dari daratan Jepara ke Karimunjawa dengan kapal nelayan yang berlangsung selama ini menyalahi aturan dan tidak ramah lingkungan.

Selain itu, sistem tersebut juga rawan dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari berbagai celah yang ada.

Saat ini saja, indikasi adanya permainan mafia BBM sudah bisa tercium. Hal ini bisa dilihat dari membengkaknya kuota solar jatah Karimunjawa. Jika berdasar survey, kebutuhan hanya 144 ribu liter, tapi sekarang permintaan solar dari Karimunjawa bisa mencapai 170 ribu liter tiap bulan.

“Terus solar yang jumlahnya hampir 30 ribu liter itu kemana? Lagipula harga BBM di Karimunjawa juga lebih tinggi dari daratan Jepara. Di sini, premium seharga Rp6.500 maka di Karimunjawa bisa mencapai Rp8.500–Rp10.000. Begitu juga dengan solar,” ujarnya di Jepara, Jumat (12/7/2013).

Subroto menambahkan, jika SPBU atau SPBN sulit dibangun, maka pihaknya merencanakan pembangunan Agen Penjual Minyak Solar (APMS) di Karimunjawa. APMS ini diproyeksikan untuk menjamin ketersediaan BBM bagi warga sekitar. Lembaga penyalur resmi ini diberi kewenangan oleh Pertamina untuk menyimpan stok atau menimbun BBM dalam jumlah tertentu.

Sehingga semisal cuaca buruk melanda Laut Jawa yang berimbas terganggunya pelayaran Jepara–Karimunjawa, stok BBM di Karimunjawa tetap ada berkat APMS tersebut.

Ditanya kapan APMS akan diaktifkan, Subroto tidak merinci secara detail. Hanya saja ia mengisyaratkan akan diaktifkan secepatnya. “Kalau lebih cepat tentu lebih baik. Jadi tunggu saja,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Catatan Sri Mulyani:...
Catatan Sri Mulyani: Uang Subsidi Ratusan Triliun Disedot Menengah Atas
Tantangan Distribusi...
Tantangan Distribusi BBM Bersubsidi di Tahun Baru 2025
Menjaga Kuota BBM Subsidi...
Menjaga Kuota BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina optimalkan Teknologi
Polisi Kawal Truk Pengangkut...
Polisi Kawal Truk Pengangkut BBM di Kabupaten Solok, Ada Apa?
Penugasan BBM dan LPG...
Penugasan BBM dan LPG Dilaksanakan Subholding Commercial & Trading, Pertamina Pastikan Distribusi Efektif dan Efisien
Kawal Distribusi BBM...
Kawal Distribusi BBM Subsidi, Pertamina Jamin Stok Aman hingga Akhir 2022
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
37 menit yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
52 menit yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
1 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved