Perdagangan Indonesia-Laos 2012 naik 300%

Jum'at, 12 Juli 2013 - 14:22 WIB
Perdagangan Indonesia-Laos...
Perdagangan Indonesia-Laos 2012 naik 300%
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Marty M. Natalegawa mengatakan, Hubungan Indonesia–Laos dalam dua tahun terakhir berada pada titik yang menjanjikan.

Hal tersebut disampaikan Menlu RI dalam sambutannya pada pertemuan keempat Komisi Bersama tingkat Menlu Indonesia-Laos (The Fourth Joint Commission for Bilateral Cooperation/JCBC RI-Laos) Vientiane, Laos 11 Juli 2013.

Pertemuan Komisi Bersama merupakan forum strategis bagi kedua Menlu untuk mengevaluasi perkembangan, mengidentifikasi peluang baru dan mengatasi berbagai hambatan kemajuan kerja sama kedua negara.

Marty menekankan penguatan tiga prioritas kerja sama Indonesia–Laos yang telah ditetapkan Presiden RI yaitu perdagangan dan investasi, pertanian dan pendidikan. Kedua Menlu juga bertukar pikiran mengenai berbagai isu regional dan global.

Marty menjelaskan, perdagangan kedua negara pada 2012 telah mencapai USD27 juta, meningkat 300 persen dari 2011 sebesar USD9,9 juta. “Perdagangan Indonesia–Laos meningkat 300 persen pada satu tahun terakhir. Ke depan harus didorong perdagangan langsung Indonesia–Laos,” papar Marty dalam siaran persnya, Jumat (12/7/2013).

Guna mendorong investasi kedua negara, Marty mengusulkan diselenggarakannya acara temu usaha kalangan bisnis kedua negara di sela-sela pertemuan Komisi Bersama. Kedua Menlu pada pertemuan tersebut sepakat untuk mendorong kunjungan kalangan usaha kedua negara yang lebih fokus dan berorientasi pencapaian target.

Terkait dengan prioritas kedua, Marty menyambut baik pertemuan pertama kelompok kerja Indonesia–Laos di sektor pertanian. “Ini akan memberikan momentum baru kerja sama kedua negara dalam ketahanan pangan” tegas Marty.

Untuk meningkatkan hubungan antar masyarakat dan kalangan bisnis, kedua Menlu menjajaki kemungkinan pembukaan penerbangan langsung Jakarta–Vientiane.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved