Rupiah melemah dipicu pelemahan yen

Minggu, 14 Juli 2013 - 15:47 WIB
Rupiah melemah dipicu...
Rupiah melemah dipicu pelemahan yen
A A A
Sindonews.com - Pelemahan mata uang rupiah disinyalir terjadi awalnya karena mata uang yen dilemahkan untuk meningkatkan daya saing Jepang.

Hal tersebut berimbas pada penguatan dolar ditambah dengan penarikan likuiditas besar-besaran yang dilakukan Amerika Serikat dibawah arahan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Ben Bernanke sehingga melemahkan nilai tukar mata uang di hampir seluruh kawasan Asia.

"Pelemahan rupiah awalnya karena yen dilemahkan, sehingga dolar menguat ditambah quantitative easing," ujar Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Sulistyaningsih ketika dihubungi Sindonews, Minggu (14/7/2013).

Oleh karena itu, dia merasa kebijakan menggelontorkan cadangan devisa yang dilakukan Bank Indonesia sudah cukup tepat karena volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar terus berlanjut.

"Penggelontoran cadev itu bagian dari tanggung jawab BI. Ini dilakukan karena volatilitas rupiah (terhadap dolar) masih terus terjadi," pungkas Lana.

Analis PT Infovesta Utama, Vilia Wati menambahkan, dinaikkannya suku bunga Bank Indonesia (BI) rate diharapkan dapat memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

"Yang pada akhirnya juga memberikan dampak positif pada cadangan devisa," ujarnya.

Sekedar mengingatkan, posisi rupiah berdasarkan kurs tengah BI pada penutupan perdagangan Jumat (12/7/2013) melemah 1 poin dari Rp9.979 per USD menjadi RP9.980 per USD.

Sementara data Bloomberg mencatat bahwa kurs rupiah berakhir di posisi Rp9.991 per USD. Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik ditutup di level Rp9.970 per USD, dengan kisaran harian Rp9.998-9.993 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
2 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
2 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
2 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Uang Baru Resmi Beredar,...
Uang Baru Resmi Beredar, Ini Cara Bedakan Rupiah Asli atau Palsu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved