Permintaan emas di India lemah

Senin, 15 Juli 2013 - 17:51 WIB
Permintaan emas di India...
Permintaan emas di India lemah
A A A
Sindonews.com - Permintaan emas di India dilaporkan masih melemah dalam periode musiman karena pasar menunggu harga jatuh lebih dalam, setelah turun dari level tertinggi dalam tiga pekan.

Dilansir dari Reuters, Senin (15/7/2013), impor konsumen emas terbesar di dunia itu turun sekitar 81 persen, menjadi 31,5 ton pada Juni setelah pemerintah menaikkan bea masuk.

Namun, permintaan diperkirakan bisa naik dalam beberapa bulan mendatang, menciptakan masalah bagi pemerintah yang tengah berjuang lepas dari rekor defisit perdagangan.

"Permintaan lambat ... persediaan sedikit rendah," kata Ketan Shroff, direktur Penta Emas.

Sebagian besar permintaan dipenuhi lembaga perdagangan yang dikelola negara, seperti MMTC, State Trading Corp dan PEC, bersama dengan Scotia Bank. Sementara bank-bank swasta dan publik lainnya menunggu pedoman impor dari bank sentral atas dasar kas setelah larangan konsinyasi dasar.

Harga emas aktif yang diperdagangkan untuk pengiriman Agustus di Multi Commodity Exchange (MCX) lebih rendah 0,04 persen di harga 26.731 rupee (USD450) per 10 gram tailing lead global, setelah mencapai angka tinggi 26.925 rupee, level yang terakhir terlihat pada 24 Juni lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved