Biaya operasional bengkak, Agis tak bagi dividen

Senin, 15 Juli 2013 - 19:26 WIB
Biaya operasional bengkak,...
Biaya operasional bengkak, Agis tak bagi dividen
A A A
Sindonews.com - PT Agis Tbk (TMPI) akhirnya mengadakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), setelah sebelumnya sempat tertunda pasalnya RUPST tersebut tidak kuorum karena jumlah pemegang saham yang hadir tidak mencapai 50 persen.

Corporate Secretary Agis, Muhammad Noor Syahrier mengatakan pada agenda RUPST perseroan, menajemen memutuskan untuk tidak memberikan deviden kepada pemegang saham. Pasalnya pada laporan keuangan tahun 2012 lalu, laba bersih perseroan banyak tergerus oleh biaya operasional.

"Laba bersih tahun lalu kami hanya memperoleh sebesar Rp4,34 miliar, jika dibagi untuk deviden kepada 5 miliar lembar saham, jumlahnya tidak seberapa," kata Syahrier usai menghadiri RUPST perseroan di MNC Tower, Senin (15/7/2013).

Selain tidak berencana membagikan deviden, pada agenda RUPST kali ini, perseroan memutuskan untuk menambah salah satu jajaran direksinya. Mayoritas pemegang saham yang hadir sepakat untuk mengangkat Adriano W Pietruschka sebagai direktur tidak teraviliasi.

Sebagai catatan, pada tahun ini Agis menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga sebesar 20 persen atau mencapai Rp243,06 miliar dari relisasi revenue sepanjang tahun lalu sebesar Rp202,55 miliar.

Target tersebut tetap melihat kondisi ekonomi Indonesia serta pertumbuhan dari bisnis perseroan yang digeluti saat ini yaitu kegiatan jasa perdagangan umum dan perbaikan elektronik.

Di sepanjang tahun 2012, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp4,34 miliar atau Rp0,75,- per saham pada tahun 2012. Laba bersih tahun 2012 menunjukan penurunan sebesar 21,71 persen bila dibandingkan dengan laba bersih pada tahun 2011 sebesar Rp5,79 miliar atau Rp1,21,- per saham.

Hal ini disebabkan oleh pendapatan TMPI mengalami penurunan sebesar 0,11 persen atau Rp202,76 miliar tahun 2011 menjadi Rp202,55 miliar pada tahun 2012. Sedangkan beban pokok dan lain-lain TMPI mengalami kenaikan sebesar 1,10 persen atau Rp197,81 miliar tahun 2011 menjadi Rp199,97 miliar pada tahun 2012.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Pemkab Terima Bantuan...
Pemkab Terima Bantuan Tabung Oksigen dari PT Timah Tbk
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Beri Cek Kosong, Dirut...
Beri Cek Kosong, Dirut PT Darmi Bersaudara Tbk Dipolisikan
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Catat Laba Bersih Rp101,3 Miliar
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved