Volatilitas tinggi, IHSG cenderung menguat terbatas
Selasa, 16 Juli 2013 - 08:04 WIB
Volatilitas tinggi, IHSG cenderung menguat terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak sangat volatile. Namun, dengan dukungan sejumlah katalis positif, volatile-nya IHSG juga diproyeksi dengan kecenderungan menguat kendati masih terbatas.
"Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak dalam volatilitas tinggi dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 4.560-4.630," ujar Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (16/7/2013).
Menilik perdagangan sebelumnya, IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang sesi perdagangan bergerak di area negatif.
Menguatnya bursa regional menjadi katalis positif ditengah ancaman akan tingginya inflasi menyusl berita melejitnya harga cabai dan daging di pasar.
Pertumbuhan ekonomi China sebesar 7,5 persen menjadi penggerak bursa regional kemarin setelah sebelumnya pasar dilanda kekhawatiran setelah sinyal dari pejabat keuangan pemerintah China akan melambatnya pertumbuhan pada Jumat pekan lalu.
"Salah satu sektor yang menjadi pendorong indeks naik beberapa hari terakhir adalah rebound-nya sektor pertambangan," tutup Purwoko.
"Hari ini kami proyeksikan IHSG masih akan bergerak dalam volatilitas tinggi dengan kecenderungan menguat terbatas. Kisaran support-resistance 4.560-4.630," ujar Analis Riset PT Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, Selasa (16/7/2013).
Menilik perdagangan sebelumnya, IHSG kemarin ditutup menguat tipis setelah hampir sepanjang sesi perdagangan bergerak di area negatif.
Menguatnya bursa regional menjadi katalis positif ditengah ancaman akan tingginya inflasi menyusl berita melejitnya harga cabai dan daging di pasar.
Pertumbuhan ekonomi China sebesar 7,5 persen menjadi penggerak bursa regional kemarin setelah sebelumnya pasar dilanda kekhawatiran setelah sinyal dari pejabat keuangan pemerintah China akan melambatnya pertumbuhan pada Jumat pekan lalu.
"Salah satu sektor yang menjadi pendorong indeks naik beberapa hari terakhir adalah rebound-nya sektor pertambangan," tutup Purwoko.
(rna)
Lihat Juga :