Harga emas dunia turun untuk hari ketiga

Selasa, 16 Juli 2013 - 11:57 WIB
Harga emas dunia turun...
Harga emas dunia turun untuk hari ketiga
A A A
Sindonews.com - Harga emas di perdagangan dunia turun untuk hari ketiga, sebagai kekhawatiran keuntungan pekan lalu dapat menghalangi pembelian fisik. Sementara investor menimbang langkah Federal Reserve AS (Fed) berikutnya terhadap stimulus moneter.

Dilansir dari Bloomberg, Selasa (16/7/2013), spot emas turun sebanyak 0,6 persen menjadi USD1,277.29 per ounce, dan diperdagangkan USD1,279.78 pada pukul 00.14 di Singapura. Harga emas sempat naik menjadi USD1,298.73 pada 11 Juli lalu, tertinggi sejak 24 Juni, setelah Ketua Fed Ben S Bernanke menyerukan mempertahankan pembelian aset.

Sementara volume untuk kontrak Indeks Shanghai turun menjadi 12.788 kilogram kemarin, dari 17.036 kilogram pada 12 Juli.

Bernanke dijadwalkan akan memberikan kesaksian di depan komite kongres besok, setelah pekan lalu mengatakan, "kebijakan moneter yang sangat akomodatif untuk masa mendatang adalah hal yang dibutuhkan."

Emas telah jatuh 6,6 persen sejak Bernanke mengisyaratkan pada 22 Mei lalu, bahwa program pembelian obligasi bank sentral bisa meruncing di tengah pasar tenaga kerja terus membaik.

"Investor tetap absen sebelum kesaksian Bernanke pekan ini, sebagai petunjuk sikap Fed pada stimulus moneter," kata Xiang Nan, analis CITIC Securities Futures Co, unit dari broker terbesar di China.

Emas untuk pengiriman Agustus turun 0,4 persen menjadi USD1,278.30 per ounce di Comex, setelah naik 0,5 persen, kemarin, karena kenaikan penjualan ritel AS pada Juni kurang dari yang diharapkan.

Holdings di SPDR Gold Trust, exchange-traded terbesar produk emas mencapai 939,07 metrik ton kemarin, tidak berubah untuk hari ketiga.

Pengiriman perak turun sebanyak 1,3 persen menjadi USD19,7124 per ounce, sebelum diperdagangkan pada USD19,7845. Palladium kehilangan 0,3 persen menjadi USD730,60 per ounce sebagai penurunan pertama dalam delapan hari.

Spot platinum melemah 0,5 persen menjadi USD1,416.70 per ounce. Satu ons platinum membeli sebanyak 1,1114 ons emas kemarin, terbesar sejak Agustus 2011.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
2 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved